Dirut RSUD Pirngadi Medan Jelaskan Penanganan Korban
Medan — Direktur Utama RSUD Dr Pirngadi Medan, Mardohar Tambunan, memberikan penjelasan terkait penanganan pasien korban penembakan dan pembacokan bernama Guntur Sugoro, yang sempat mengaku peluru di tubuhnya belum diangkat karena terkendala biaya dan BPJS. Selain itu, ada dua perkembangan lain di Medan: tenggat banding bagi Kompol Dedi Kurniawan (DK) yang semakin dekat, serta penangkapan seorang ASN Pemprov Sumut oleh Polrestabes Medan.
Penjelasan rumah sakit soal pasien korban
Direktur RSUD Dr Pirngadi, Mardohar Tambunan, memberi keterangan mengenai penanganan terhadap Guntur Sugoro. Pernyataan itu terkait klaim korban bahwa peluru di tubuhnya belum diangkat karena masalah biaya dan jaminan BPJS.
Rumah sakit menyampaikan penjelasan resmi mengenai prosedur perawatan dan status kasus pasien tersebut. Informasi ini muncul setelah adanya pernyataan publik dari korban soal hambatan finansial dalam proses pengobatan.
Tenggat banding Kompol Dedi Kurniawan
Kasus internal Kepolisian memunculkan perkembangan lain. Tenggat waktu pengajuan banding Kompol Dedi Kurniawan tinggal tujuh hari. Jika administrasi banding tidak dilengkapi hingga hari ke-21 pascaputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), pemecatan perwira Polda Sumut itu otomatis berkekuatan hukum tetap.
Keputusan final atas PTDH dijadwalkan berlaku pada Kamis (21/5) jika persyaratan banding tak terpenuhi. Proses administrasi dan batas waktu itu menjadi penentu status kepegawaian Kompol DK ke depan.
Polrestabes Medan tangkap ASN terkait narkoba
Tim Polrestabes Medan menangkap seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Sumut berinisial FIS atas keterlibatan kasus narkoba. Tersangka merupakan alumni IPDN dan ditangkap di rumah kosnya di Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru.
Penangkapan terjadi setelah FIS diduga membeli paket berisi produk berlabel “Vape Getar” yang ternyata mengandung narkoba. Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap jaringan dan asal barang terlarang tersebut.
Ketiga peristiwa ini menyorot dua hal utama: pelayanan medis bagi korban kekerasan dan penegakan hukum yang terus berjalan di wilayah Medan. Publik diharapkan tetap mengikuti perkembangan resmi dari instansi terkait untuk informasi lebih lanjut.
Berita Terkait
Wabup Batubara Hadiri Paskah Oikumene 2026, 100 Sembako
Wabup Batubara Syafrizal hadiri Paskah Oikumene 20 Mei 2026 di Indrapura; 100 paket sembako dibagikan dan ad...
Batubara Percepat PJU Lewat Skema KPBU, Target 6.152 Titik
Pemkab Batubara percepat pemasangan PJU lewat skema KPBU; target awal mencapai 6.152 titik lampu untuk jalan...
Imigrasi Kualanamu Tunda 13 WNI Diduga Haji Nonprosedural
Imigrasi Kualanamu menunda keberangkatan 13 WNI pada 21 Mei 2026 yang diduga hendak berangkat haji nonprosed...
TMMD ke-128 di Langkat Ditutup, Pembangunan Desa Capai 100 Persen
TMMD ke-128 ditutup di Desa Pasar Rawa, Langkat; seluruh program 40 hari dinyatakan tuntas dengan capaian 10...
Darularafah Kukuhkan 324 Alumni, Cetak Hafiz dan Lulusan SNBP
Pesantren Darularafah Raya di Kutalimbaru mengukuhkan 324 alumni TP 2025/2026, mencetak hafiz 30 juz dan 130...
Wabup Sergai Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Sei Rampah
Wabup Adlin Tambunan meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Firdaus; progres 53,71% melampaui target da...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!