Imigrasi Kualanamu Tunda 13 WNI Diduga Haji Nonprosedural
Deliserdang — Petugas Imigrasi Bandara Internasional Kualanamu menunda keberangkatan 13 Warga Negara Indonesia pada Kamis, 21 Mei 2026. Rombongan itu diduga hendak menunaikan ibadah haji nonprosedural setelah diperiksa di konter Imigrasi saat hendak boarding ke Malaysia Airlines tujuan Kuala Lumpur.
Penangkalan saat pemeriksaan
Petugas menemukan skor 100% pada indikator Subject of Interest saat memeriksa 13 penumpang terdiri dari delapan laki-laki dan lima perempuan. Awalnya mereka mengaku akan berwisata ke Malaysia, namun setelah pendalaman mengakui tujuan akhirnya adalah Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji tanpa prosedur resmi.
Identitas dan riwayat percobaan keberangkatan
Petugas Imigrasi mendeteksi adanya satu orang yang diduga sebagai koordinator bernama Santo Aseano. Dari rekam jejak data perlintasan, rombongan ini sebelumnya sudah dua kali gagal berangkat melalui gerbang lain.
- Gagal berangkat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 10 Mei 2026.
- Gagal berangkat melalui Batam pada upaya sebelumnya.
- Diamankan di Kualanamu saat hendak naik penerbangan MH0861 tujuan Kuala Lumpur.
Sistem integrasi imigrasi dan pencegahan
Keberhasilan pencegahan itu dikaitkan dengan penyelarasan data keimigrasian nasional yang terintegrasi secara real-time. Sistem ini memungkinkan petugas membaca rekam jejak pelintasan dan menandai subjek mencurigakan agar gerbang perlintasan lain segera siaga.
"Integrasi sistem di seluruh tempat pemeriksaan imigrasi kita saat ini mampu membaca rekam jejak pelintasan secara real-time. Begitu ada subjek mencurigakan, akan kami input sebagai Subject of Interest sehingga gerbang perlintasan lain bisa langsung siaga," ujar Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko.
Koordinasi penegakan hukum dan imbauan
Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara kini berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk penanganan dan penegakan hukum lebih lanjut terhadap koordinator rombongan. Imigrasi juga mengimbau masyarakat agar tidak termakan tawaran keberangkatan haji instan tanpa visa resmi.
"Penundaan keberangkatan ini adalah langkah preventif demi keselamatan para jemaah sendiri. Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat' berarti kami hadir untuk melindungi segenap warga negara dari potensi eksploitasi, penipuan, dan kerentanan hukum di negara orang. Beribadahlah dengan aman, legal, dan sesuai prosedur yang diakui," tambah Hendarsam.
Imigrasi menekankan bahwa penggunaan jalur nonprosedural berisiko terhadap keamanan, hak legal, dan perlindungan WNI selama berada di Arab Saudi. Upaya pencegahan di tiga pintu masuk utama menunjukkan efektivitas pengawasan berbasis data dalam menutup celah penyelundupan manusia melalui berbagai modus.
Langkah selanjutnya adalah proses pemeriksaan lanjutan terhadap 13 orang yang ditunda, serta penanganan hukum terhadap pihak yang diduga menjadi koordinator guna mencegah praktik serupa di masa mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...