Rocky Gerung Disambut Reog di Magetan, Bahas Buku Marhaenisme
MAGETAN — Akademisi Rocky Gerung hadir di Magetan pada Minggu (28/6/2026) untuk menjadi pembicara dalam acara Soekarno Talk-In bertajuk peluncuran buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z. Kedatangan Rocky disambut dengan pertunjukan Reog Ponorogo yang menarik perhatian ribuan warga setempat.
Kedatangan dan sambutan budaya
Pada prosesi penyambutan, Rocky Gerung sempat menaiki dadak merak, simbol utama Reog Ponorogo, dan disambut tepuk tangan antusias masyarakat yang memadati lokasi acara. Pertunjukan budaya menjadi pembuka yang menghubungkan tradisi lokal dan ruang dialog kebangsaan.
Pesan Rocky: ubah kegelisahan menjadi gagasan
Rocky menyatakan kagum atas sambutan hangat warga Magetan dan menilai inisiatif membuka ruang dialog sebagai tanda semangat intelektual yang patut diapresiasi.
"Magetan ini kota kecil dengan nyali yang besar. Berani mengundang saya berdiskusi berarti berani membuka ruang bagi pertukaran gagasan,"
Dalam canda khasnya, Rocky mencoba mengkreasi istilah untuk menggambarkan Magetan.
"Kalau saya boleh mengartikan, Magetan itu adalah Marhaen Gregetan. Gregetan melihat keadaan republik hari ini, tetapi kegelisahan itu harus diubah menjadi gagasan, bukan sekadar keluhan,"
Ia lalu menjelaskan konteks buku karya Airlangga Pribadi Kusman. Menurut Rocky, buku itu berupaya menghadirkan kembali Marhaenisme sebagai kerangka berpikir relevan bagi generasi muda, bukan sekadar alat kampanye.
Isi buku: gagasan Bung Karno yang kontekstual
Rocky menilai buku tersebut memuat pemikiran Bung Karno yang masih relevan, termasuk isu lingkungan, kesetaraan gender, dan dinamika politik global. Ia mengajak masyarakat hadir aktif dalam diskusi, bukan sekadar sebagai penonton.
"Nanti malam jangan hanya datang untuk mendengar. Datanglah dengan pertanyaan, dengan kegelisahan yang bermutu, supaya diskusi kita menghasilkan pikiran-pikiran yang bermanfaat bagi masa depan republik,"
Resepsi dan dukungan tokoh lokal
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan sekaligus anggota DPRD Jawa Timur, Diana A.V. Sasa, hadir menyambut Rocky bersama jajaran partai dan ribuan warga sejak sore. Diana menyambut baik kehadiran Rocky dan Airlangga sebagai kesempatan dialog kebangsaan bagi publik.
"Selamat datang di Kabupaten Magetan, Mas Rocky Gerung. Kehadiran beliau menjadi kejutan yang luar biasa sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Magetan. Semoga momentum ini menjadi ruang belajar bersama bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda,"
Diana menambahkan bahwa hubungan pertemanan dengan Airlangga bermula dari minat bersama pada gerakan literasi dan dunia perbukuan di Surabaya. Ia mengajak masyarakat kembali menghadiri acara utama malam hari, yaitu diskusi dan peluncuran buku.
Penutup: harapan untuk literasi dan ruang publik
Penyelenggara berharap rangkaian Bulan Bung Karno 2026 dapat mendorong tumbuhnya budaya literasi dan ruang diskusi publik di Magetan. Forum ini dimaksudkan sebagai wadah bagi generasi muda memaknai kembali pemikiran Bung Karno dan mengaktualisasikan nilai-nilai Marhaenisme dalam menghadapi tantangan zaman.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPR Minta Pengusutan Tuntas Kekerasan Ibu terhadap Anak di Pamekasan
DPR minta polisi mengusut tuntas kasus kekerasan ibu terhadap anak di Pademawu, Pamekasan, termasuk pemeriks...
PDI Perjuangan: Perubahan APBD Sumenep Harus Pro Rakyat
Fraksi PDI Perjuangan minta Perubahan APBD Sumenep 2026 tetap berpihak pada rakyat meski PAD naik dan belanj...
Surabaya Minta Perlindungan untuk Pedagang Pasar Tradisional
DPRD Surabaya dan APPSI minta pemerintah lindungi pedagang pasar tradisional dari tekanan pasar modern, dari...
DPRD Jember Minta Pangkas Anggaran Rp2,8 Miliar untuk Stiker Bantuan
DPRD Jember minta Pemkab memangkas anggaran Rp2,8 miliar untuk stiker bantuan dan mengusulkan satu jenis sti...
Jaranan Hiasi Peringatan Kemerdekaan di Trenggalek
Ribuan warga menyaksikan pagelaran jaranan di halaman DPC PDI Perjuangan Trenggalek, 17 Agustus 2026, sebaga...
ASN Banyuwangi Berbagi daftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS
ASN Banyuwangi Berbagi mendaftarkan 1.144 pekerja informal ke BPJS Ketenagakerjaan pada 17 Agustus 2026 untu...