Ridho Rahmadi Mundur, Ansufri Sambo Jadi Plt Ketum Partai Ummat
Ridho Rahmadi resmi mengundurkan diri sebagai Ketua Umum DPP Partai Ummat pada Jumat, 28 Agustus 2026 di Jakarta. Majelis Syura menunjuk Ansufri Idrus Sambo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketum untuk menjalankan konsolidasi internal dan penyegaran struktural.
Keputusan Majelis Syura
Majelis Syura Partai Ummat, sebagai lembaga permusyawaratan tertinggi, menggelar Musyawarah Majelis Syura ke-8 dan mengeluarkan pernyataan resmi berisi langkah-langkah transisi kepengurusan. Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga ritme kerja organisasi serta memperkuat dinamika partai.
- Penerimaan pengunduran diri Ketua Umum DPP Partai Ummat, Ridho Rahmadi, dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat, Taufik Hidayat.
- Penegasan bahwa perputaran kepemimpinan merupakan bagian normal organisasi, namun keduanya tetap akan aktif berkontribusi dalam formasi penugasan baru.
- Penetapan Plt Ketua Umum dan Plt Sekretaris Jenderal untuk memastikan kepastian hukum dan kelancaran administrasi.
- Penugasan Plt untuk melakukan konsolidasi nasional dan menyiapkan proses pendaftaran perubahan administrasi kepengurusan ke Kementerian Hukum.
Kutipan resmi dan apresiasi
Telah menerima surat pengunduran diri tertulis yang diajukan oleh Ketua Umum DPP Partai Ummat, Ridho Rahmadi. Serta Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat, Taufik Hidayat
Pernyataan itu disampaikan oleh Ansufri Idrus Sambo dalam keterangan tertulis di Jakarta. Majelis Syura menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Ridho dan Taufik selama memimpin kepengurusan eksekutif pusat.
Kedua tokoh pimpinan utama tersebut dipastikan tetap aktif berjuang. Di dalam kepengurusan struktural partai dengan formasi penugasan yang baru
Penunjukan Plt dan alasan transisi
Majelis Syura menunjuk Ansufri Idrus Sambo (Sekretaris Majelis Syura) sebagai Plt Ketua Umum DPP Partai Ummat. Sementara itu, Muhammad Sadiq ditetapkan sebagai Plt Sekretaris Jenderal. Penunjukan ini dinyatakan berbasis prinsip meritokrasi, integritas, dan loyalitas.
Penunjukan formasi transisi ini berbasis pada prinsip meritokrasi, integritas, serta loyalitas. Untuk memastikan gerak administrasi dan operasional kepengurusan pusat tetap berjalan efektif
Dengan formasi Plt, partai menegaskan komitmen untuk tetap solid dan fokus mengawal visi, termasuk menegakkan keadilan dan memperkuat ekonomi kerakyatan sesuai misi Partai Ummat.
Tugas berikutnya: konsolidasi dan pengesahan administrasi
Ketua Majelis Syura, Amien Rais, menugaskan Plt DPP untuk melakukan konsolidasi organisasi di tingkat nasional. Tim transisi juga diminta menyiapkan dokumen perubahan kepengurusan untuk diajukan ke Kementerian Hukum agar mendapat pengesahan resmi.
Majelis Syura mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus di daerah dan kader di seluruh Indonesia untuk tetap fokus menjalankan program. Untuk wujudkan kesejahteraan rakyat di seluruh Indonesia dengan konsisten perkuat ekonomi kerakyatan sesuai misi dan visi Partai Ummat
Proses transisi ini akan menentukan kecepatan organisasi merespons agenda politik dan administratif ke depan. Plt yang ditunjuk diharapkan bisa menjaga kesinambungan kerja sambil menyiapkan struktur definitif selanjutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kepemilikan CCTV Pejompongan Rusak Masih Ditelusuri
Kepemilikan beberapa CCTV yang rusak di Pejompongan masih diselidiki setelah perusakan pada 27 Agustus 2026;...
Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU dan Sejarah Singkat PBNU
Presiden Prabowo membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang; artikel merangkum sejarah singkat PBNU sejak 1926.
Gus Yahya Harap Presiden Prabowo Buka Muktamar NU 2031
Gus Yahya berharap Presiden Prabowo kembali membuka Muktamar NU ke-36 pada 2031; disampaikan saat pembukaan...
Pemprov DKI Imbau Warga Jaga Fasilitas Publik setelah CCTV Rusak
Pemprov DKI mengimbau warga untuk menjaga fasilitas publik setelah sejumlah CCTV di Pejompongan rusak pasca-...
Korlantas: Kecelakaan Lalu Lintas Turun 22,92% hingga Juli 2026
Korlantas: kecelakaan lalu lintas turun 22,92% hingga Juli 2026 meski kendaraan dan mobilitas meningkat.
Pengamanan Aksi Dinilai Lebih Humanis, Aparat Diapresiasi
Pengamanan unjuk rasa AMPB di depan Gedung DPR/MPR RI dinilai lebih humanis dan mendapat apresiasi; 18.504 p...