Ketua DPD Puji Respon Cepat Pemerintah Atasi Gempa NTT dan Sumatra
Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, memberikan apresiasi atas respon cepat pemerintah terhadap bencana gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatra. Gempa di NTT berkekuatan magnitude 7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sementara Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, diguncang gempa tektonik magnitude 6,4 pada hari yang sama sekitar pukul 17.54 WIB.
Presiden Ajak Doa Saat Upacara 17 Agustus
Sultan menyebutkan bahwa Presiden turut menyampaikan duka dan ajakan doa untuk korban gempa saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta. Pernyataan itu disampaikan pada saat momentum penghormatan nasional, yang menurut Sultan menunjukkan perhatian tinggi pemerintah pusat.
"Tadi dimention langsung oleh Presiden pada saat mengheningkan cipta. Tadi disampaikan betul bahwa pesannya juga kita mendoakan saudara-saudara kita yang terkena bencana,"
Guncangan Ganda: NTT dan Simalungun
Gempa besar di NTT menjadi perhatian utama karena skala magnitudenya yang tinggi. Pada hari yang sama, wilayah Sumatra Utara, khususnya Kabupaten Simalungun, juga mengalami gempa tektonik magnitude 6,4. Kedua peristiwa ini memicu respons darurat dari berbagai instansi pemerintah.
Penilaian DPD terhadap Penanganan
Sultan menilai bahwa penanganan bencana oleh pemerintah bersifat cepat dan terkoordinasi. Ia menyebutkan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada NTT, tetapi juga menjangkau daerah lain yang terdampak, termasuk Sumatra Utara.
"Baik di Sumatra maupun di NTT. Dan respon pemerintah juga quick response kok,"
Dampak dan Langkah Selanjutnya
Percepatan respons mencakup pengiriman bantuan darurat, evakuasi, serta penilaian kerusakan awal. Meski demikian, upaya pemulihan akan memerlukan koordinasi jangka panjang antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan untuk memastikan pemulihan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan korban.
Ke depannya, pemantauan gempa dan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan menjadi prioritas agar dampak bencana bisa diminimalkan. Pemerintah dan DPRD di daerah terdampak diharapkan terus memperkuat sistem tanggap darurat dan mitigasi bencana.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 pada hari ke-21 karena kondisi jasad dan struktur kapa...
Peringatan 4 Oktober: Dari Hari Hewan hingga Pekan Antariksa
4 Oktober menandai Hari Hewan Sedunia, Hari Jadi Banten, awal Pekan Kesadaran Penyakit Mental, dan pembukaan...
Pemerintah Didesak Sesuaikan PTKP Sesuai Laju Inflasi
Pakar dan buruh mendesak penyesuaian PTKP yang belum berubah sejak 2016 untuk menjaga daya beli; keputusan a...
Pengangkatan Bangkai KM Virgo di Laut Jawa Digariskan Oktober 2026
PT Virgo Karya Shipping memastikan pengangkatan bangkai KM Virgo di Laut Jawa akan dilakukan pada Oktober 20...
BMKG Waspadai Awan Cumulonimbus dan Gelombang Laut 4 Meter
BMKG mengimbau waspada awan cumulonimbus dan gelombang laut hingga 4 meter pada 4 Oktober 2026; imbauan ditu...
BMKG: Warga Tanjung Selor Waspadai Hujan Disertai Petir
BMKG mengingatkan potensi hujan disertai petir di Tanjung Selor pada 4 Oktober 2026; awan cumulonimbus juga...