Dedi Iskandar Tampung Keluhan Warga Kampung Pajak di Reses
Aek Kanopan — Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Dedi Iskandar, menggelar Reses 1 Tahun Sidang Ke-III 2026/2027 secara dialogis bersama warga Desa Kampung Pajak, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Senin (21/9). Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaring aspirasi dan memastikan program publik tepat sasaran.
Agenda reses dan tujuan
Reses berlangsung sebagai bagian dari kewajiban kedewanan sepanjang masa sidang. Dedi menerima langsung pengaduan dan masukan masyarakat mengenai masalah kesejahteraan dan pelayanan publik. Pertemuan bertujuan memetakan kebutuhan warga untuk dibawa ke pembahasan DPRD.
Aspirasi utama warga
Beberapa isu yang mengemuka dalam pertemuan adalah soal biaya keanggotaan koperasi dan kenaikan harga bahan pokok. Warga menyatakan kondisi pasokan kebutuhan pokok relatif melimpah, namun harga minyak, gula, dan beras tetap tinggi sehingga memberatkan rumah tangga.
- Iuran anggota koperasi dianggap memberatkan sebagian warga.
- Harga minyak goreng, gula, dan beras naik meski pasokan cukup.
- Warga meminta pemeriksaan dan kebijakan agar program subsidi dan distribusi tepat sasaran.
Tanggapan dan tindak lanjut DPRD
Menanggapi keluhan tersebut, Dedi Iskandar menyatakan akan membawa seluruh aspirasi warga Kampung Pajak ke rapat paripurna DPRD Provinsi Sumatera Utara. Tujuannya untuk memperjuangkan kebijakan yang meringankan beban masyarakat di daerah pemilihannya, Dapil Sumut VI.
Pembahasan nantinya akan mencakup evaluasi mekanisme distribusi bahan pokok dan regulasi terkait iuran koperasi agar tidak memberatkan anggota. Dedi juga menekankan pentingnya data lapangan untuk mendukung rekomendasi kebijakan.
Implikasi bagi masyarakat
Reses seperti ini menjadi saluran langsung warga menyampaikan masalah sehari-hari kepada wakil rakyat. Jika aspirasi ditindaklanjuti, ada potensi perbaikan mekanisme subsidi dan pengawasan distribusi sembako di tingkat provinsi.
Warga di Kampung Pajak kini menunggu langkah konkret DPRD untuk menurunkan tekanan harga dan memperbaiki akses layanan koperasi. Proses selanjutnya akan terlihat dari hasil rapat-rapat dan rekomendasi resmi lembaga legislatif.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ratusan Dusun di Sumut Belum Dialiri Listrik, Perizinan Jadi Hambatan
Meski RE Sumut 99,86%, ratusan dusun belum dapat listrik karena perizinan kawasan hutan, lahan, dan akses ja...
Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Hasil Reses DPRD
Pemprov Sumut menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi hasil reses DPRD dengan mengurutkan usulan berdasarka...
Sopir Didakwa Jual Nomor Togel Sidney, Singapura, Hong Kong di Medan
Seorang sopir di Medan didakwa menjual nomor togel Sidney, Singapura, dan Hong Kong sejak Nov 2025; ia mener...
Wali Kota Medan Dukung Program Jaksa Sahabat Pendidik
Wali Kota Medan Rico Waas mendukung program Jaksa Sahabat Pendidik saat penandatanganan MOU 33 kabupaten/kot...
Kejati Sumut Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik untuk Cegah Korupsi Sekolah
Kejati Sumut meluncurkan Jaksa Sahabat Pendidik di Medan untuk mencegah korupsi proyek sekolah, namun soal b...
Kajati Sumut Tegaskan: Jangan Intervensi Kepala Sekolah
Kajati Sumut Muhibuddin menegaskan kepala daerah tak boleh mengintervensi kepala sekolah, saat peluncuran ho...