China Open 2026: Janice Tjen Ditantang Anhelina Kalinina
Janice Tjen akan menghadapi Anhelina Kalinina pada babak pertama China Open 2026 di Beijing yang dimulai Rabu, 30 September 2026. Turnamen kategori WTA 1000 ini menandai pembukaan rangkaian dua turnamen besar WTA di Asia, dengan kuarter undian yang menampilkan beberapa nama top dunia.
Unggulan dan sorotan utama
Elena Rybakina, juara terbaru US Open, menempati unggulan pertama dan masuk ke kuarter pertama undian. Di posisi atas lainnya, Aryna Sabalenka menempati unggulan kedua, sementara Coco Gauff dan Mirra Andreeva melengkapi empat unggulan teratas.
Coco Gauff adalah juara China Open 2024 dan kembali sebagai kandidat kuat. Iga Swiatek, pemenang edisi 2023, juga menjadi ancaman; kedua petenis berpotensi bertemu lagi pada perempat final jika keduanya melewati lawan masing-masing.
Potensi laga kunci per kuarter
Di kuarter pertama, Rybakina berpeluang bertemu Belinda Bencic pada babak perempat final. Di kuarter kedua, potensi laga Gauff kontra Swiatek menjadi perhatian utama, dengan rekor pertemuan 11-5 bagi Swiatek jika mereka bertemu lagi.
Kuarter ketiga menempatkan Janice Tjen bersama nama-nama unggulan seperti Mirra Andreeva dan Linda Noskova. Andreeva memimpin rekor pertemuan 4-2 atas Noskova dan keduanya berpeluang berhadapan pada perempat final turnamen.
Kuarter keempat dikuasai oleh Aryna Sabalenka yang mendapat bye pada babak pertama. Sabalenka berpeluang bertemu Naomi Osaka pada perempat final — sebuah pertemuan yang akan menjadi yang kelima antara keduanya pada 2026, dengan rekam-jejak head-to-head 3-2 untuk Sabalenka.
Fokus pada Janice Tjen
Janice Tjen mendapat perhatian publik sebagai wakil Indonesia yang tampil di undian utama. Lawannya, Anhelina Kalinina, merupakan petenis berpengalaman di level WTA dan diperkirakan menjadi ujian berat bagi Janice pada laga pembuka.
Kedua pemain akan berupaya memanfaatkan momentum awal turnamen; bagi Janice, kemenangan babak pertama akan membuka peluang menghadapi pemain unggulan di putaran selanjutnya dan memberi dampak positif pada peringkat.
Jadwal, latar, dan pertandingan lain yang menarik
Babak kualifikasi dijadwalkan selesai pada Selasa, 29 September, sebelum putaran pertama dimulai keesokan harinya. Selain duel Janice-Kalinina, pertandingan ulang Paula Badosa melawan Daria Kasatkina juga menarik karena mereka baru bertemu di US Open dalam laga yang berlangsung dua hari dan dimenangi Badosa.
China Open merupakan bagian penting dari Asian Swing dan menawarkan poin ranking signifikan bagi pemain yang melaju jauh. Hasil di Beijing bisa mempengaruhi persaingan jelang akhir musim dan penentuan posisi pemain menuju turnamen besar berikutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Leo/Daniel Sabet Emas Asian Games 2026, Kalahkan Liang/Wang
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin raih emas ketiga Indonesia di Asian Games 2026 setelah menang 19-21, 21-13...
Desak Made Rita Jaga Performa Hadapi Asian Games 2026
Desak Made Rita menjaga performa dan menyesuaikan pemanasan karena suhu dingin Aichi-Nagoya untuk tampil mak...
KORMI Tetapkan Sulawesi Tengah Tuan Rumah Fornas 2027
KORMI telah menetapkan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Fornas 2027 dalam Rakernas di Jakarta, 26 Septembe...
Nova Widianto Evaluasi Amri/Nita di Final Asian Games 2026
Nova Widianto menilai Amri/Nita kalah di final Asian Games 2026 karena kurang konsisten menerapkan pola perm...
Amri/Nita Akui Momentum Hilang, Gagal Raih Emas Asian Games
Amri Syahnawi/Nita Violina kalah 19-21, 8-21 dari pasangan China di final ganda campuran Asian Games 2026 da...
Kemenpora Perkuat SDM Olahraga, 514 Tenaga Tersertifikasi
Kemenpora mencatat 514 tenaga keolahragaan tersertifikasi hingga September 2026; program mencakup pelatihan...