Dua Perampok Ojol Ditembak di Medan Usai Melawan
Medan — Dua pelaku perampokan terhadap pengendara ojek online (ojol) ditembak oleh personel Unit Reskrim Polsek Medan Kota pada Senin (28/9). Penembakan dilakukan karena kedua tersangka berusaha melakukan perlawanan saat pengembangan kasus.
Kronologi perampokan dan penangkapan
Korban, Tamu S Simanjuntak (26) asal Siborong-borong, Tapanuli Utara, kehilangan ponsel saat melintas di Jalan Turi, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota pada Senin (28/9).
Pelaku berhasil diringkus saat personel Unit Reskrim Polsek Medan Kota tengah melakukan patroli rutin di Jalan Pelajar. Saat dilakukan pengembangan, kedua pelaku melawan sehingga petugas memberikan tindakan tegas.
"Para pelaku ini berhasil ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Kota yang tengah melaksanakan patroli rutin di Jalan Pelajar. Namun terhadap keduanya harus ditembak karena berusaha melawan saat dilakukan pengembangan," ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan.
Identitas pelaku dan pengakuan
Polisi menahan dua tersangka: GS (22) warga Jalan Selambo, Medan Amplas, dan KJM (22) warga Jalan Seser, Medan Amplas. Keduanya diduga terlibat perampokan yang menimpa korban ojol tersebut.
Dalam pemeriksaan awal, GS mengaku pernah melakukan aksi serupa berupa jambret di kawasan Menteng bersama seorang berinisial D dari Jalan Bajak V pada 2025. Sementara KJM disebut pernah beraksi di wilayah Patumbak bersama rekan berinisial A dan l sekitar dua minggu lalu.
Penanganan medis dan pengembangan penyidikan
Kedua pelaku yang ditembak dilaporkan menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Medan. Polisi masih melakukan penyidikan dan mengembangkan kasus untuk memburu pelaku lain yang diduga pernah terlibat kejahatan serupa.
Kasus ini menunjukkan upaya aparat menindaklanjuti laporan perampokan terhadap pekerja transportasi daring. Penyidik berharap pengembangan bukti dan keterangan saksi dapat mengungkap jaringan pelaku.
Polisi meminta masyarakat yang menjadi korban atau saksi kejadian serupa untuk segera melapor agar penanganan perkara berjalan tuntas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ratusan Dusun di Sumut Belum Dialiri Listrik, Perizinan Jadi Hambatan
Meski RE Sumut 99,86%, ratusan dusun belum dapat listrik karena perizinan kawasan hutan, lahan, dan akses ja...
Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Hasil Reses DPRD
Pemprov Sumut menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi hasil reses DPRD dengan mengurutkan usulan berdasarka...
Sopir Didakwa Jual Nomor Togel Sidney, Singapura, Hong Kong di Medan
Seorang sopir di Medan didakwa menjual nomor togel Sidney, Singapura, dan Hong Kong sejak Nov 2025; ia mener...
Wali Kota Medan Dukung Program Jaksa Sahabat Pendidik
Wali Kota Medan Rico Waas mendukung program Jaksa Sahabat Pendidik saat penandatanganan MOU 33 kabupaten/kot...
Kejati Sumut Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik untuk Cegah Korupsi Sekolah
Kejati Sumut meluncurkan Jaksa Sahabat Pendidik di Medan untuk mencegah korupsi proyek sekolah, namun soal b...
Kajati Sumut Tegaskan: Jangan Intervensi Kepala Sekolah
Kajati Sumut Muhibuddin menegaskan kepala daerah tak boleh mengintervensi kepala sekolah, saat peluncuran ho...