Rekaman Anggota DPRD Labura: 'Penjual Narkoba Bisa Aman' Jadi Sorotan
AEK KANOPAN — Sebuah rekaman suara yang diduga menampilkan anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara, Is, menjadi sorotan publik pada Senin (21/9). Dalam potongan rekaman itu, suara yang disebut sebagai Is menyatakan bahwa "penjual narkoba bisa aman" karena "pengawasannya dibagi". Pernyataan ini memicu pertanyaan tentang maksud pembagian pengawasan dan pihak yang dimaksud.
Isi rekaman dan kutipan
Dalam potongan rekaman yang beredar, terdengar kalimat yang memicu keprihatinan. Kalimat itu menyiratkan adanya mekanisme pembagian tugas pengawasan sehingga penjual narkoba disebut dapat merasa aman.
"Jelas bagi-baginya, apa yang ga bisa dilaksanakan, penjual narkoba bisa aman, kenapa? Jelas bagi-baginya, pengawasannya dibagi semua, dibagi itu kali-kalinya,"
Kutipan di atas adalah bagian dari rekaman yang diterima pada Senin (21/9). Frasa seperti "jelas bagi-baginya" dan "dibagi itu kali-kalinya" belum dijelaskan konteksnya secara rinci.
Pertanyaan yang muncul
Pernyataan tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan penting dari publik. Untuk memahami implikasinya perlu kejelasan soal beberapa hal:
- Siapa yang dimaksud dengan pihak yang melakukan "pembagian" pengawasan?
- Apakah pembagian ini merujuk pada pembagian wilayah, wewenang, atau praktik lain?
- Apakah pernyataan tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan atau indikasi praktik tertentu?
Upaya konfirmasi
Upaya konfirmasi dilakukan melalui pesan singkat WhatsApp kepada Is terkait keaslian suara, konteks pernyataan, dan pihak yang dimaksud. Pesan tersebut menunjukkan tanda baca (centang biru) tetapi belum direspons hingga berita ini ditulis.
Kenapa klarifikasi penting
Pernyataan seorang wakil rakyat tentang kemungkinan "keamanan" bagi penjual narkoba berpotensi menimbulkan keresahan publik. Tanpa penjelasan, pernyataan itu dapat ditafsirkan beragam dan memengaruhi kepercayaan terhadap aparat pengawas.
Sekalipun rekaman belum diklarifikasi, publik berhak mendapat penjelasan. Langkah selanjutnya adalah keterbukaan dari yang bersangkutan agar makna pernyataan dan konteksnya jelas bagi masyarakat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Banjir Bandang Tutup Akses Dusun di Samosir, 3 Rumah Rusak
Banjir bandang di Dusun I Sitobu, Simanindo (26/9) menutup akses dan merusak tiga rumah; warga dievakuasi, p...
Telkomsel Ajak Pelanggan IndiHome Nobar Gratis di Medan
Telkomsel menggelar nobar gratis untuk 200 pelanggan IndiHome di Medan pada 26 September, menyediakan tiket...
Realisasi TKD Aceh Capai 30,16% hingga 25 September 2026
Realisasi TKD Aceh 2026 mencapai 30,16% (Rp498,25 miliar) per 25 Sept; serapan mingguan naik Rp41,16 miliar...
Basemen Pasar Petisah Medan Terendam, Pedagang Keluhkan Bau
Basemen Pasar Petisah Medan tergenang mata kaki pada 27/9, diduga karena mesin penyedot air bermasalah; peda...
Polsek Siantar Selatan Tangani Video Bullying di SMPN 12 Pematangsiantar
Polsek Siantar Selatan menindaklanjuti video bullying di SMPN 12 Pematangsiantar; korban dirawat, pelaku sko...
Beras Bansos di Pulo Padang Dinilai Tepat Sasaran
Penyaluran 1.266 paket beras bansos di Pulo Padang berlangsung tertib dan sesuai data verifikasi, kata Lurah...