Pemerintah Dorong Rehabilitasi Mangrove Berbasis Ekologi
Pemerintah memperkuat program rehabilitasi mangrove melalui pendekatan berbasis ekologi untuk memulihkan pesisir, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung mitigasi perubahan iklim. Kebijakan ini disampaikan dalam workshop tentang Ecological Mangrove Rehabilitation yang digelar di Bogor pada 30 Juni 2026.
Data dan kondisi mangrove Indonesia
Indonesia menyimpan sebagian besar mangrove dunia, namun menghadapi tekanan degradasi. Menurut Direktur Rehabilitasi Mangrove Kementerian Kehutanan, Nikolas Nugroho Surjobasuindro, negara ini memiliki hampir 20 persen ekosistem mangrove global dan sekitar 54 persen dari total mangrove di Asia.
Meski demikian, data menunjukkan penurunan luas mangrove dunia sekitar 4,3 persen hingga 2021. Indonesia kehilangan sekitar 1,3 juta hektare mangrove antara 1980–2025. Peta Mangrove Nasional 2025 mencatat total mangrove nasional mencapai 3,45 juta hektare.
Apa itu Ecological Mangrove Rehabilitation (EMR)
Pendekatan Ecological Mangrove Rehabilitation atau EMR menekankan pemulihan kondisi habitat alami dibandingkan hanya mengandalkan penanaman bibit. Koordinator Program Pesisir dan Delta Wetlands International Indonesia, Aji Nuralam Dwisutono, menyebutkan bahwa metode penanaman konvensional masih mendominasi, namun tingkat keberhasilannya sering rendah.
"Intervensi utama dalam pendekatan ini adalah memperbaiki topografi dan hidrologi agar sesuai dengan kebutuhan alami mangrove. Sehingga, regenerasi dapat berlangsung secara alami tanpa harus selalu melalui penanaman," kata Aji.
Aji juga menyoroti bahwa penelitian menunjukkan keberhasilan penanaman mangrove konvensional hanya berkisar antara 10 sampai 20 persen, sehingga pemulihan habitat menjadi kunci.
Implementasi dan kolaborasi
Penerapan EMR telah dilakukan berbagai organisasi masyarakat sipil seperti Yayasan Lahan Basah, Yayasan Hutan Biru, dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Barat.
Dalam workshop, Wetlands International Indonesia dan Global Green Growth Institute memperkuat kolaborasi melalui program Nature-based Solutions for Climate-smart Livelihoods in Mangrove Landscapes (NASCLIM) dan inisiatif Return of the Mangroves (RTM). Fokus lokasi pilot adalah Delta Kayan–Sembakung di Kalimantan Utara dan Delta Mahakam di Kalimantan Timur.
Manfaat langsung bagi masyarakat pesisir
Nikolas menegaskan rehabilitasi mangrove bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga ekonomi lokal. Peningkatan kualitas ekosistem memberi manfaat langsung, antara lain:
- Meningkatkan produktivitas perikanan tangkap
- Memperkuat ketahanan pangan
- Memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat pesisir
"Upaya rehabilitasi mangrove menjadi bagian penting untuk memulihkan, meningkatkan, dan mempertahankan ekosistem mangrove melalui berbagai pola, skema, dan sumber pendanaan," ujar Nikolas.
Dengan pendekatan berbasis ekosistem dan solusi alam, kolaborasi pemerintah, akademisi, dan organisasi sipil diharapkan menghasilkan model pemulihan mangrove yang lebih efektif dan berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DKI Kirim Tenaga Medis dan Rp3,8 M Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI mengirim tenaga kesehatan dan bantuan Rp3,8 miliar untuk korban gempa NTT; dana dari ASN dan aja...
Basarnas Evakuasi 3 Korban Gempa M7,7 di Manggarai Timur
Basarnas mengevakuasi tiga korban gempa M7,7 di Manggarai Timur pada 18 Agustus 2026; semua korban dirujuk k...
Menpora Maknai HUT ke-81 RI: Keberanian Kibarkan Merah Putih
Menpora Erick Thohir memaknai HUT ke-81 RI sebagai keberanian mengibarkan Merah Putih di panggung internasio...
UMN Latih Wirausaha Muda Sablon di Curug Sangereng
UMN melatih 23 anggota Karang Taruna Desa Curug Sangereng dalam sablon manual dan desain digital berbasis AI...
UMN Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Serdang Wetan Lewat Program PDB
UMN menggelar Program PDB di Desa Serdang Wetan Agustus 2026 untuk memperkuat produksi, manajemen, dan pemas...
Kebakaran Pabrik ATK di Bekasi Utara Berhasil Dipadamkan
Kebakaran pabrik ATK di Kaliabang, Bekasi Utara pada 17 Agustus 2026 berhasil dipadamkan; 10 mobil damkar di...