Tiga Anggota Polri Menerima Bintang Bhayangkara Nararya
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Bhayangkara Nararya kepada tiga anggota Polri pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Rabu, 1 Juli 2026, di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Presiden sebagai bentuk penghormatan negara atas pengabdian dan jasa mereka dalam tugas kepolisian.
Pemberian tanda kehormatan
Prosesi penyematan berlangsung di hadapan peserta upacara dan tamu undangan. Bintang Bhayangkara Nararya diberikan kepada personel yang dinilai menunjukkan dedikasi, keberanian, dan jasa luar biasa dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Penyerahan ini menegaskan apresiasi negara terhadap kontribusi individual bagi keamanan dan ketertiban.
Penerima penghargaan
Tiga penerima berasal dari satuan dan jenjang tugas berbeda, menunjukkan spektrum pengabdian di tubuh Polri. Mereka adalah:
- Kombes Pol Dr. Prasetiyo Adhi Wibowo, Widyaiswara Kepolisian Madya TK III Sespim Lemdiklat Polri, menerima penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia Polri.
- AKP Nengsi Marline Waromy, Kasiwas Polresta Manokwari, Polda Papua Barat, menjadi salah satu penerima penghargaan tertinggi pada peringatan Hari Bhayangkara kali ini.
- Aiptu Wawan Setiyawan, bertugas di Subsi Protokol Yanma Satlat Brimob Korbrimob Polri, menerima penghargaan atas dedikasi dan kinerjanya di unit protokol.
Nugraha Sakanti untuk satuan kerja
Selain penghargaan kepada individu, Presiden juga menganugerahkan Nugraha Sakanti kepada sejumlah satuan kerja Polri. Penghargaan ini diberikan kepada kesatuan yang dinilai berjasa dan memberi manfaat bagi kepentingan bangsa dan negara. Sebanyak sebelas satuan kerja menerima tanda kehormatan tersebut pada peringatan ke-80 Hari Bhayangkara.
Makna dan implikasi
Penyematan tanda kehormatan pada berbagai jenjang kepangkatan menegaskan bahwa negara memberi penghargaan tidak hanya atas prestasi operasional, tetapi juga atas kontribusi pembinaan, pengembangan sumber daya manusia, dan pelayanan publik. Langkah ini diharapkan mendorong budaya profesionalisme dan dedikasi di tubuh Polri ke depan.
Upacara dan penyerahan penghargaan pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi salah satu cara institusi dan negara menyorot peran penting anggotanya dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PPKI: Langkah Awal Pembentukan Negara Pasca Proklamasi
PPKI menggelar sidang pertama pada 18 Agustus 1945 dan menetapkan UUD 1945, Soekarno-Hatta, serta pembentuka...
18 Agustus: Hari Konstitusi dan Hari Penelitian Kanker Payudara
18 Agustus 2026 diperingati sebagai Hari Konstitusi RI dan World Breast Cancer Research Day, sementara HUT M...
DKI Kirim Tenaga Medis dan Rp3,8 M Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI mengirim tenaga kesehatan dan bantuan Rp3,8 miliar untuk korban gempa NTT; dana dari ASN dan aja...
Basarnas Evakuasi 3 Korban Gempa M7,7 di Manggarai Timur
Basarnas mengevakuasi tiga korban gempa M7,7 di Manggarai Timur pada 18 Agustus 2026; semua korban dirujuk k...
Menpora Maknai HUT ke-81 RI: Keberanian Kibarkan Merah Putih
Menpora Erick Thohir memaknai HUT ke-81 RI sebagai keberanian mengibarkan Merah Putih di panggung internasio...
UMN Latih Wirausaha Muda Sablon di Curug Sangereng
UMN melatih 23 anggota Karang Taruna Desa Curug Sangereng dalam sablon manual dan desain digital berbasis AI...