Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Indeks Capai 82,73 (A-)
Pemerintah Aceh mencatatkan peningkatan kinerja reformasi birokrasi pada 2025. Hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menunjukkan Indeks Reformasi Birokrasi (RB) Pemerintah Aceh mencapai 82,73 dengan predikat A-. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada 79,69 dan predikat BB.
Ringkasan hasil evaluasi
Surat Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Nomor B/23/RB.06/2026 tertanggal 10 April 2026 memuat hasil tersebut. Evaluasi mencatat perbaikan pada komponen General dan Tematik. Nilai RB General naik dari 69,04 pada 2024 menjadi 70,99 pada 2025. Sedangkan nilai RB Tematik meningkat dari 10,65 menjadi 11,74.
"Alhamdulillah, hasil evaluasi Kementerian PANRB menunjukkan adanya peningkatan nilai Reformasi Birokrasi Pemerintah Aceh. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,"
— M. Nasir, Sekretaris Daerah Aceh
Rincian indikator capaian
Beberapa indikator strategis menunjukkan capaian tinggi. Indeks Perencanaan Pembangunan, digitalisasi arsip, dan pelayanan publik tercatat di atas 90 persen. Pemerintah Aceh juga meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan.
| Indikator | Nilai / Persentase |
|---|---|
| Indeks Perencanaan Pembangunan | 91,20% |
| Tingkat Digitalisasi Arsip | 91,60% |
| Indeks Pelayanan Publik | 91,00% |
| Tingkat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik | 86,00% |
| Indeks SPBE | 80,33% |
| Opini BPK | WTP (100%) |
Rekomendasi Kementerian PANRB
Kementerian PANRB memberikan sejumlah rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti. Fokus utama adalah penguatan digitalisasi dan peningkatan kualitas layanan. Rekomendasi yang disampaikan meliputi:
- Penguatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
- Peningkatan kualitas pengelolaan pengaduan masyarakat.
- Penguatan manajemen risiko di perangkat daerah.
- Peningkatan kualitas kebijakan publik.
- Percepatan pembangunan Zona Integritas di lingkungan perangkat daerah.
Tindak lanjut Pemerintah Aceh
Sekretaris Daerah M. Nasir menegaskan hasil evaluasi menjadi bahan perbaikan. Pemerintah Aceh berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi PANRB. Mereka juga akan memperkuat budaya kerja BerAKHLAK, mendorong digitalisasi layanan, dan meningkatkan integritas aparatur.
"Kami akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan Kementerian PANRB. Evaluasi ini bukan sekadar penilaian, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan reformasi birokrasi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Aceh,"
— M. Nasir, Sekretaris Daerah Aceh
Kementerian PANRB memberi apresiasi atas upaya Pemerintah Aceh dan mendorong agar tindak lanjut dilakukan berkelanjutan. Dengan langkah tersebut, Aceh diharapkan terus memperbaiki tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...