RedTalk 2026: Forum Diskusi Pemuda di Prajurit Kulon
PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon menggelar RedTalk 2026, forum diskusi kebangsaan bagi generasi muda pada Sabtu, 27 Juni 2026 di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Acara bertema "Level Up Indonesia: Pemuda Hari Ini, Pemimpin Esok Hari" dirancang untuk mendorong peran aktif pemuda dalam kepemimpinan, ekonomi kreatif, dan masa depan bangsa.
Agenda dan tujuan
RedTalk 2026 bertujuan membuka ruang dialog yang dekat dengan anak muda dan membahas isu strategis bangsa dari perspektif mereka. Kegiatan ini menargetkan ratusan peserta dari berbagai wilayah di Kecamatan Prajurit Kulon dan sekitarnya.
Narasumber dan topik pembahasan
Panitia menghadirkan narasumber lintas sektor untuk memperkaya perspektif. Nama-nama yang dijadwalkan hadir antara lain:
- Qintharra U. Yassifa, Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital DPD PDI Perjuangan Jawa Timur
- Banyu Biru Djarot, Anggota DPR RI
- Wiwin Sumrambah, Anggota DPRD Jawa Timur
Mereka akan membahas kepemimpinan, pengembangan ekonomi kreatif, dinamika politik, dan tantangan generasi muda menyongsong masa depan Indonesia.
Konsep acara dan peserta
RedTalk 2026 dikemas sesuai karakter Generasi Z. Selain dialog interaktif dan sesi tanya jawab terbuka, acara dimeriahkan penampilan musik untuk menjaga suasana santai namun substansial. Hadir pula tokoh daerah dan organisasi pemuda, antara lain:
- Ery Purwanti, Ketua DPRD Kota Mojokerto
- Rachman Sidharta Arisandi, Wakil Wali Kota Mojokerto
- Perwakilan Cipayung Plus
- Karang Taruna Kecamatan Prajurit Kulon
- Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC PDI Perjuangan se-Kota Mojokerto
Pesan panitia
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Nasrullah, menyatakan bahwa RedTalk hadir untuk membangkitkan kepedulian pemuda terhadap isu kebangsaan dan mendorong mereka mengambil peran aktif.
"Melalui RedTalk, kami ingin menggugah semangat generasi muda agar kembali peduli terhadap situasi bangsa saat ini. Anak muda harus berani berpikir kritis, memiliki kepedulian sosial, dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan Indonesia,"
Nasrullah menambahkan bahwa Indonesia butuh generasi yang unggul dalam teknologi sekaligus berjiwa gotong royong dan kepemimpinan kuat. Ia juga berharap nilai-nilai perjuangan Bung Karno tetap menginspirasi semangat dan tindakan generasi muda.
"Indonesia yang lebih baik tidak hanya menunggu pemimpin lahir, tetapi dipersiapkan oleh pemuda yang berani naik kelas mulai hari ini,"
Implikasi dan harapan
Panitia berharap RedTalk 2026 melahirkan generasi muda yang tidak apatis, melainkan menjadi penggerak perubahan serta calon pemimpin masa depan. Sejarah menunjukkan lompatan besar bangsa sering dimulai dari keberanian pemuda untuk bergerak dan mengambil peran.
Informasi lebih lanjut dan liputan kegiatan dapat diakses melalui Google News.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Blitar Ajak Warga Perkuat Persatuan di HJB ke-702
Bupati Blitar mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong saat peringatan Hari Jadi Blitar ke...
BPJS Kesehatan Diaktifkan untuk Pasien Kritis di Lumajang
Ratih Damayanti fasilitasi aktivasi BPJS dan evakuasi pasien kritis ke RSUD Dr. Haryoto, Lumajang, setelah k...
19 Daerah Darurat Kekeringan di Jatim, DPRD Minta Mitigasi
19 wilayah di Jatim darurat kekeringan; Fraksi PDI Perjuangan minta alihkan penanganan ke mitigasi berkelanj...
Pelatihan Pupuk Organik Mandiri di Bojonegoro Turunkan Biaya Petani
Ratusan petani di Kanor, Bojonegoro dilatih membuat pupuk organik mandiri pada 7 Agustus 2026 untuk tekan bi...
Soekarno Cup 2026 di Surabaya: Ajang Pembinaan Talenta Sepak Bola
Soekarno Cup 2026 di Surabaya digelar 10–24 Agustus sebagai ajang pembinaan talenta muda, memperkuat disipli...
Soekarno Cup 2026: Wadah Pembinaan Talenta Muda dan Karakter
Soekarno Cup 2026 digelar 10-24 Agustus di Jatim sebagai wadah pembinaan karakter dan talenta sepak bola mud...