Wali Kota Dukung Pelantikan PAC PWKI di Pematangsiantar
Pematangsiantar — Wali Kota Wesly Silalahi menegaskan Pemerintah Kota Pematangsiantar membutuhkan kolaborasi luas untuk mewujudkan visi dan misi kota. Pernyataan itu disampaikan saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) di ruang kerja wali kota, lantai dua Balai Kota, Jalan Merdeka, Kamis (21/5). Pertemuan membahas rencana pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Pematangsiantar dan sinergi program antara PWKI dan Pemko.
Dukungan Wali Kota untuk Kolaborasi
Dalam pertemuan, Wesly menyambut baik undangan DPC PWKI dan menyatakan dukungan terhadap program-program positif organisasi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Pemko dan organisasi masyarakat untuk mencapai tujuan pembangunan daerah.
"Saya mendukung penuh program-program yang baik DPC PWKI Pematangsiantar dan berharap agar terus mendukung Pemko Pematangsiantar untuk mewujudkan kota yang cerdas, sehat, kreatif dan selaras,"
Rencana Pelantikan PAC
Ketua DPC PWKI, Elfrida Mei Hutabarat, didampingi Sekretaris Toratte serta Bendahara Kristy Rulita Hutauruk dan Rosion Julietta Hutauruk, menyampaikan rencana pelantikan PAC. Acara pelantikan dijadwalkan berlangsung Jumat, 29 Mei, di gedung serbaguna Pemko yang berlokasi di Jalan Merdeka.
Dalam audiensi, pengurus PWKI berharap Wali Kota Wesly dapat hadir pada hari pelantikan untuk memberikan dukungan resmi dan mempererat hubungan kelembagaan antara PWKI dan pemerintah kota.
Sejarah dan Peran PWKI
Elfrida memaparkan bahwa PWKI merupakan organisasi wanita Kristen yang bersifat oikumenis dan nasional. PWKI berdiri pada 28 Februari 1946 di Jakarta dan sejak itu ikut serta dalam perjuangan kemerdekaan serta pembangunan bangsa.
Menurut penjelasan dalam pertemuan, PWKI berstatus mandiri dan berasaskan Alkitab. Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, PWKI berpegang pada Pancasila dan berupaya berkontribusi pada kesejahteraan sosial secara seimbang antara aspek rohani dan jasmani.
Implikasi dan Langkah Berikutnya
Pertemuan ini menegaskan pola hubungan kolaboratif antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil di Pematangsiantar. Dukungan Wali Kota membuka peluang bagi program-program komunitas untuk bersinergi dengan agenda pembangunan kota.
Dengan konfirmasi jadwal pelantikan PAC pada 29 Mei, publik dapat menantikan penguatan struktur organisasi PWKI di tingkat anak cabang dan potensi kemitraan program yang lebih konkret antara PWKI dan Pemko Pematangsiantar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tgk Marbawi Yusuf: Makna Kemerdekaan Sejati bagi Umat Islam
Tgk. Marbawi Yusuf menyampaikan khutbah Jumat di Aceh Besar, mengajak umat memahami kemerdekaan sejati sebag...
Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh Rugikan Negara Rp1 Triliun
Penyalahgunaan BBM subsidi di Aceh diperkirakan merugikan negara Rp1 triliun/tahun; satgas dibentuk untuk me...
BKKBN Sumut Luncurkan Pemutakhiran Data Keluarga SIGA di Simalungun
BKKBN Sumut meluncurkan pemutakhiran Data Keluarga SIGA 2026 di Simalungun untuk memastikan data akurat seba...
Dua Pasien Keracunan di Berastagi Masih Dirawat, Satu Dipulangkan
Tiga pasien diduga keracunan di Berastagi membaik; satu dipulangkan, dua masih dirawat dan dipantau RSU Haji...
Aktivis: P3-TGAI Belum Selesaikan Masalah Irigasi di Aceh Tenggara
Aktivis menilai P3-TGAI 2026 belum menjangkau semua lahan irigasi di Aceh Tenggara, meski ada 247 lokasi yan...
Benny Sinomba Turun Jabatan: Dari Kepala Dinas Jadi Staf Pemprov
Benny Sinomba, kerabat Gubernur Bobby Nasution, dicopot dari jabatan kepala dinas dan kini berstatus staf Pe...