Nasional

Puan Minta Perlindungan Wisatawan Labuan Bajo Pascagempa NTT

Bagikan:

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera menangani nasib wisatawan yang terdampak gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Puan menegaskan pemerintah harus cepat memberikan bantuan, tempat berlindung, dan informasi akurat hingga kondisi dinyatakan aman.

Kerusakan dan evakuasi wisatawan

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di kawasan Labuan Bajo. Ratusan wisatawan domestik dan mancanegara dilaporkan berhamburan keluar dari hotel saat gempa terjadi pada pagi hari. Sejumlah hotel dan resor mengalami kerusakan sehingga kebutuhan penginapan sementara menjadi darurat.

Menurut Puan, perhatian khusus diperlukan karena banyak wisatawan jauh dari keluarga dan bergantung pada fasilitas lokal.

"Para wisatawan ini jauh dari rumahnya. Pemerintah harus memastikan mereka mendapat pertolongan, khususnya bagi wisatawan yang tempatnya menginap rusak,"

Sumber gempa dan imbauan mitigasi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan gempa dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust, yakni sesar aktif di dasar Laut Flores di sebelah utara Pulau Flores. Puan meminta langkah mitigasi segera dilakukan untuk mengantisipasi potensi gempa susulan.

"Pemerintah melalui lembaga yang berwenang harus memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Serta memberikan edukasi untuk mencegah keresahan warga,"

Ia juga menekankan perlunya meluruskan kabar yang beredar di tengah masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan.

Permintaan bantuan dan standar pengungsian

Puan meminta distribusi logistik dipercepat dan didistribusikan merata, terutama ke rumah yang rusak parah serta daerah sulit dijangkau. Selain itu, ia menegaskan fasilitas pengungsian harus memperhatikan kelompok rentan.

"Dan apabila ada warga yang mengungsi, pastikan tempat pengungsian yang nyaman dan aman. Pengungsian harus ramah terhadap lansia, anak-anak, ibu hamil/menyusui, warga difabel dan yang memiliki penyakit bawaan,"

Untuk respons awal, Puan meminta pemerintah memastikan tiga hal prioritas: tempat berlindung, bantuan logistik, dan informasi yang jelas. Langkah ini menurutnya penting agar wisatawan dan warga lokal segera memperoleh perlindungan dan layanan dasar.

Implikasi pariwisata dan langkah berikutnya

Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi andalan Nusa Tenggara Timur. Dampak gempa tidak hanya menimbulkan kebutuhan kemanusiaan, tetapi juga potensi gangguan pada aktivitas pariwisata jangka pendek. Puan mengingatkan pemerintah untuk menyeimbangkan penanganan darurat dan komunikasi publik agar kepercayaan wisatawan dapat pulih setelah kondisi aman.

Pemerintah diharapkan memprioritaskan evakuasi yang cepat, distribusi logistik terkoordinasi, serta publikasi informasi resmi sehingga proses pemulihan berjalan lancar dan tertib.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait