Puan: Demokrasi Harus Hasilkan Keadilan Sosial dan Kesejahteraan
JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menyerukan penguatan gagasan demokrasi yang sejak awal dirancang para pendiri bangsa untuk menghadirkan kesejahteraan sosial dan keadilan bagi seluruh rakyat. Pernyataan itu disampaikan saat pidato kebangsaan dalam Habibie Democracy Forum 2026 di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Pernyataan inti: demokrasi lebih dari sekadar memilih
Puan menegaskan demokrasi tidak boleh berhenti pada hak suara. Menurutnya, kedaulatan rakyat harus diwujudkan melalui kehidupan yang lebih baik, adil, dan sejahtera, serta kekuasaan negara harus mendapat legitimasi dan dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
"Di forum yang strategis ini, izinkan saya mengajak kita semua kembali memperkuat gagasan yang sebenarnya sudah menjadi tekad bangsa Indonesia sejak awal penyusunan kemerdekaan yaitu demokrasi yang kita inginkan adalah demokrasi yang mampu mendatangkan kesejahteraan sosial,"
Tantangan konkret bagi demokrasi
Puan mengingatkan bahwa pengakuan terhadap kedaulatan rakyat tidak otomatis menjamin demokrasi yang berkeadilan. Ketimpangan ekonomi, sosial, dan akses informasi masih membatasi kemampuan sebagian masyarakat menggunakan hak politiknya secara bermakna.
"Demokrasi dapat memberikan persamaan hak politik, akan tetapi ketimpangan ekonomi, sosial dan informasi tetap membatasi kemampuan sebagian rakyat untuk menggunakan hak-haknya secara bermakna,"
Karena itu, Puan menilai tugas bersama adalah memastikan demokrasi politik berjalan seiring dengan demokrasi ekonomi agar hasil pembangunan dapat dinikmati semua lapisan masyarakat.
Peran kepemimpinan dalam perjalanan demokrasi
Puan juga menyoroti peran pemimpin nasional yang mampu membawa perubahan sejarah. Ia mencontohkan Presiden pertama Soekarno yang mempersatukan bangsa dan B.J. Habibie yang membuka jalan bagi keberlanjutan demokratisasi dan reformasi politik.
Menurutnya, nilai kepemimpinan diukur dari besarnya perubahan yang dihasilkan dan pengaruh yang diwariskan kepada generasi berikutnya.
"Demokrasi adalah mewujudkan aspirasi yang terkandung dalam suara rakyat: kehidupan yang lebih baik, lebih adil, dan lebih sejahtera,"
Habibie Democracy Forum 2026: ruang dialog nilai demokrasi
Habibie Democracy Forum 2026 mengangkat tema "Tantangan Kepemimpinan bagi Masa Depan Demokrasi Indonesia". Forum yang diselenggarakan The Habibie Center menjadi ruang dialog berbagai elemen bangsa untuk memperkuat nilai dan praktik demokrasi.
Ilham Akbar Habibie, Ketua Dewan Pembina The Habibie Center, menyatakan kehadiran Puan penting untuk mendengar pandangan dan peran keluarganya sebagai penjaga demokrasi.
"Mbak Puan dan keluarganya sebagai guarantor, penjaga demokrasi kita. Karena itulah kami menghadirkan beliau untuk mendengarkan pandangan-pandangannya,"
Forum turut dihadiri tokoh pemerintahan, akademisi, dan perwakilan internasional, termasuk Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.
Melalui forum ini, gagasan demokrasi yang tidak hanya menjamin hak politik tetapi juga menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial kembali menjadi fokus pembahasan masa depan demokrasi Indonesia.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Festival Tata Ruang Ngawi: Edukasi Warga dan Lindungi Lahan Pertanian
Festival Tata Ruang Ngawi digelar 1 Nov 2026 untuk edukasi warga dan menjaga kawasan strategis pertanian dar...
Gotong Royong Bangun 4 Bak Sampah di Desa Walikukun, Ngawi
Warga Desa Walikukun dan legislator Aris Sulawan bergotong royong membangun empat bak sampah di Jalan Kresna...
122 Desa di Ngawi Dapat BKK Rp17,2 Miliar untuk Perbaikan Jalan
Sebanyak 122 desa di Ngawi menerima BKK Rp17,2 miliar pada perubahan APBD 2026 untuk perbaikan jalan dan inf...
Kopi Banyuwangi Disambangi 9 Buyer Filipina, Peluang Ekspor Terbuka
Sembilan buyer Filipina kunjungi Banyuwangi (1/11/2026) untuk menjajaki pasokan kopi specialty dan membuka p...
Sri Untari Ajak Malang Pilah Sampah Basah dan Kering
Sri Untari ajak warga Malang pilah sampah basah-kering dari rumah untuk kurangi beban TPA dan ubah limbah or...
Koperasi untuk Pesinden Persitar: Upaya Perkuat Ekonomi dan Kapasitas Seni
Guntur Wahono usul pembentukan koperasi untuk 200 pesinden Persitar Blitar agar ekonomi dan kapasitas seni t...