Politik

Kediri Bidik 5 Besar Porprov Jatim 2027 dengan Puslatkab Jangka Panjang

Bagikan:
Atlet dan pelatih Kabupaten Kediri menjalani sesi pelatihan persiapan Porprov Jatim 2027

Kediri menargetkan posisi lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Untuk mengejar target itu, KONI Kabupaten Kediri mulai menerapkan Puslatkab jangka panjang sejak Juli 2026 agar persiapan atlet lebih matang dan tidak bergantung pada pembinaan mendekati kompetisi.

Target dan dukungan pemerintah

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta KONI dan seluruh cabang olahraga memaksimalkan persiapan. Menurutnya, peningkatan prestasi butuh pembinaan berkelanjutan, bukan penyiapan instan.

“Untuk 2027 kita lihat, kemarin di Porprov 2025 peringkat 11 apakah memungkinkan nanti masuk 10 besar. Tentunya ini akan menjadi bahan evaluasi untuk KONI termasuk cabor,”

Mas Dhito juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memberikan apresiasi kepada atlet berprestasi dan tidak ada keterlambatan dalam penghargaan. Dukungan tersebut diharapkan sejalan dengan peningkatan kualitas latihan di setiap cabor.

“Kami di pemerintah kabupaten untuk memberikan apresiasi kepada para atlet itu bagi saya nggak kurang-kurang. Dan tidak ada ceritanya keterlambatan dalam memberikan apresiasi,”

Dia memasang target ambisius untuk Porprov 2029: Kabupaten Kediri harus menembus lima besar Jawa Timur, apalagi ada kemungkinan perhelatan itu diselenggarakan di daerahnya.

“Maka target Porprov 2029 tidak ada kata lain selain lima besar,”

Pemusatan latihan jangka panjang

Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah, mengatakan Puslatkab jangka panjang menjadi strategi utama untuk meningkatkan prestasi. Program ini mulai berjalan pada Juli 2026, sekitar satu tahun sebelum pelaksanaan Porprov 2027.

Berbeda dengan pola sebelumnya yang biasanya berlangsung dua sampai tiga bulan sebelum Porprov, model baru memberi waktu lebih panjang agar atlet bisa memperbaiki performa teknis dan fisik secara berkelanjutan.

Tahapan, monitoring, dan evaluasi

Puslatkab dibagi beberapa tahap. Pada fase pertama fokus pada atlet peraih medali emas dan perak pada kejuaraan sebelumnya. Tahap kedua dijadwalkan mulai Januari 2027 dengan menjaring peraih medali perunggu dan atlet potensial dari berbagai kompetisi.

“Kita akan monitoring sampai pelaksanaan Porprov. Dan setiap tiga bulan sekali kita lakukan pengukuran melalui tes parameter secara global,”

Pengukuran berkala dipakai untuk memantau perkembangan kemampuan serta mengidentifikasi kekurangan latihan. Hasil pengukuran menjadi dasar bagi pelatih menyusun program pembinaan yang disesuaikan untuk tiap atlet.

Hakim menyatakan apresiasi atas dukungan pemerintah. Dia berharap program jangka panjang ini membuat persiapan lebih terukur dan meningkatkan perolehan medali Kabupaten Kediri pada Porprov Jatim 2027.

Penutup: Implikasi dan prospek

Dengan penerapan Puslatkab jangka panjang dan dukungan penuh pemerintah, KONI Kabupaten Kediri menargetkan lonjakan prestasi pada Porprov 2027. Target lima besar dijadikan panduan bersama bagi cabor dan atlet dalam menyusun program latihan hingga hari-H.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait