Prabowo: Program MBG Investasi SDM dan Penggerak Ekonomi Desa
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar memberi makanan. Dalam pidato di Sentul, Bogor, Rabu, 3 Juni 2026, ia menyatakan program itu adalah investasi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menggerakkan perekonomian desa.
Mengatasi kekurangan gizi dan stunting
Presiden menyampaikan program MBG diluncurkan karena masih banyak anak berangkat ke sekolah tanpa sarapan atau asupan gizi memadai. Kondisi ini berdampak pada tumbuh kembang anak dan meningkatkan risiko stunting.
“Makan bergizi gratis ini konsepnya sangat sederhana. Kenyataannya kita menemukan sebagian anak-anak kita tiap pagi berangkat ke sekolah tidak makan pagi,”
Prabowo menambahkan bahwa di beberapa daerah angka kekurangan gizi mencapai lebih dari 20 persen hingga hampir 30 persen. Ia menjelaskan dampak kesehatan tersebut berpengaruh langsung pada perkembangan otak, otot, dan tulang anak.
“Yang terjadi adalah apa yang disebut stunting. Sel otak kurang berkembang, sel otot kurang berkembang, dan tulang kurang berkembang,”
Instrumen pemutusan rantai kemiskinan
Menurut Presiden, kekurangan gizi tidak hanya soal kesehatan. Ia menekankan MBG juga berimplikasi pada masa depan pendidikan dan kesempatan kerja anak-anak. Karena itu, program ini ditempatkan sebagai bagian strategi untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.
Prabowo menyebut Badan Gizi Nasional (BGN) mempunyai peran strategis untuk memastikan implementasi MBG berjalan efektif. Ia membandingkan program ini dengan kebijakan serupa di negara maju yang dianggap sebagai investasi jangka panjang pada pembangunan manusia.
“Program ini sangat penting. Kalau berhasil, akan menimbulkan kemajuan yang sangat besar untuk ekonomi kita,”
Dampak ekonomi hingga level desa
Selain manfaat sosial, Presiden menilai MBG bakal memberi dorongan ekonomi sampai ke tingkat desa. Operasional dapur MBG diperkirakan menyerap produk petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha lokal sehingga meningkatkan pendapatan warga desa.
“Kalau program ini berjalan dengan benar, ekonomi di desa akan hidup. Petani akan meningkat penghasilannya dan hasil keringatnya bisa diserap,”
Ia optimistis peredaran uang di desa akan meningkat, yang pada gilirannya memperkuat rantai ekonomi nasional dan memberi kepastian pasar bagi produsen lokal.
Target capaian dan lapangan kerja
Prabowo memproyeksikan Program MBG mampu menjangkau sekitar 83–85 juta penerima manfaat saat berjalan penuh. Selain itu, program ini diperkirakan dapat menciptakan sekitar tiga juta lapangan kerja baru, termasuk pekerjaan formal dan peluang ekonomi di pedesaan.
“Uang yang beredar di desa akan sangat besar. Saya yakin dan saya percaya program ini akan berhasil,”
Pelaksanaan MBG akan menjadi tolok ukur keberhasilan kebijakan gizi dan kesejahteraan. Ke depan, fokus akan diperlukan pada koordinasi antarinstansi, pengawasan kualitas gizi, serta keterlibatan produksi lokal agar manfaat sosial dan ekonomi dapat tercapai secara berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...