Prakiraan Cuaca 4 Juni 2026: Berawan hingga Hujan Ringan
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia berawan hingga berpotensi hujan ringan pada Kamis, 4 Juni 2026. Prediksi ini mencakup kota-kota besar di Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, serta Papua.
Wilayah yang diprakirakan berawan
Prakirawan BMKG, Nur M. Rizki, menyebutkan kondisi berawan diprediksi akan mendominasi sejumlah pusat kota pada hari ini. Warga di wilayah tersebut diminta waspada terhadap perubahan cuaca secara mendadak.
- Banda Aceh
- Pekanbaru
- Padang
- Palembang
- Bandar Lampung
- Jakarta
- Semarang
- Yogyakarta
- Surabaya
- Pontianak
- Samarinda
- Kupang
- Makassar
- Ambon
- Merauke
"Kota lainnya yang diperkirakan bakal diselimuti awan yakni Kupang, Makassar, Ambon, dan Merauke,"
Wilayah berpotensi hujan ringan hingga sedang
Selain berawan, sejumlah daerah berpeluang turun hujan dengan intensitas ringan sampai sedang. Hujan ini tersebar dari Sumatra hingga Papua.
- Medan
- Tanjung Pinang
- Jambi
- Bengkulu
- Bandung
- Serang
- Palangka Raya
- Denpasar
- Mataram
- Kendari
- Palu
- Gorontalo
- Manado
- Ternate
- Sorong
- Manokwari
- Nabire
- Jayapura
- Jayawijaya
"Potensi hujan juga diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, dan Ternate. Kondisi serupa berpeluang terjadi di Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, hingga Jayawijaya," ucap Rizki.
Peringatan petir dan imbauan keselamatan
BMKG mengingatkan adanya peluang hujan disertai petir di beberapa daerah. Warga di wilayah itu diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan mengambil tindakan pencegahan.
- Pangkal Pinang
- Banjarmasin
- Tanjung Selor
- Mamuju
"Masyarakat harus tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Warga harus terus memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi maupun kanal resmi BMKG," ujar Rizki.
Peringatan gelombang laut
Selain kondisi daratan, BMKG juga mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di perairan selatan Indonesia. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter pada periode beberapa hari.
"Konsentrasi gelombang tinggi diprakirakan terjadi pada periode 3 hingga 6 Juni 2026," kata Agie Wandala Putra, Pelaksana Tugas Direktur Meteorologi Maritim BMKG.
Nelayan dan pengguna jasa laut diimbau menahan diri dari berlayar saat gelombang tinggi berlangsung. Pantauan cuaca dapat dilakukan melalui kanal resmi BMKG untuk informasi terkini dan peringatan keselamatan.
Catatan: Perkembangan cuaca dapat berubah. Warga disarankan selalu memantau informasi resmi dan memperbarui rencana aktivitas luar ruangan sesuai kondisi terkini.
Berita Terkait
Tujuh Letusan dalam 8 Jam, Gunung Semeru Erupsi Kembali
Gunung Semeru erupsi kembali pada 4 Juni 2026 dengan tujuh letusan; kolom abu mencapai 400–700 m, status tet...
Prabowo Tegur 'Emak-emak' Saat Acara MBG di Sentul, Suasana Mencair
Presiden Prabowo menegur peserta 'emak-emak' saat memperkenalkan mitra Program MBG di Sentul, 3 Juni 2026; s...
Komisi VII: Kemenpar Diminta Cek Posisi Pariwisata, Waspadai Vietnam
Komisi VII minta Kemenpar sajikan data komparatif; khawatir isu pariwisata Vietnam melampaui Indonesia dan s...
Viral Siswa Pakai Arang Jadi Kaus Kaki, Disdikbud TTS Turun Tangan
Disdikbud TTS akan mengecek video viral siswa yang menggunakan arang sebagai kaus kaki dan memerintahkan pen...
Pemerintah Hormati Proses Hukum Dadan Hindayana dan Silmy Karim
Pemerintah menghormati proses hukum terhadap Dadan Hindayana dan Wamen Silmy Karim; Kejagung tangani kasus M...
PKP Perkuat Kepastian Hukum Program Perumahan Bersama BPKP
PKP melakukan konsultasi dengan BPKP pada 3 Juni 2026 untuk memperkuat tata kelola dan kepastian hukum progr...