Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026. Upacara kenegaraan ini berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh nasional serta pejabat negara.
Kedatangan dan pembukaan
Presiden tiba di kompleks Gedung Pancasila sekitar pukul 09.35 WIB. Di pintu masuk, barisan siswa sekolah dasar menyambut dengan tertib. Beberapa menit kemudian, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka datang sekitar pukul 09.38 WIB dan langsung menuju ruang utama sebelum upacara dimulai.
Rangkaian upacara
Upacara resmi dimulai pukul 10.00 WIB setelah Presiden memasuki mimbar kehormatan. Acara diawali dengan penghormatan kebesaran dan pengumandangan lagu Indonesia Raya.
Sebagai inspektur upacara, Presiden Prabowo menerima laporan kesiapan pasukan dari Komandan Upacara Kolonel Infanteri Didin Nasruddin Darsono.
Laksanakan!
Kata perintah itu disampaikan Presiden saat memberikan instruksi kepada komandan upacara. Selanjutnya, Presiden mengajak seluruh peserta untuk mengheningkan cipta sebagai penghormatan kepada para pahlawan bangsa.
Saudara-saudara sekalian, marilah kita menundukkan kepala kita, mengenang jasa dan arwah para pendahulu kita, para pahlawan kita. Mengheningkan cipta, mulai
Pembacaan naskah dan amanat Presiden
Setelah prosesi pengheningan cipta, Ketua MPR RI Ahmad Muzani membacakan teks Pancasila. Berikutnya, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin membaca Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Acara mencapai puncak saat Presiden menyampaikan amanat. Amanat Presiden menjadi inti peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dan menegaskan nilai-nilai dasar negara.
Tokoh nasional dan pejabat negara hadir
Upacara dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan pimpinan negara. Kehadiran mereka menandai komitmen kolektif terhadap penguatan Pancasila sebagai dasar negara.
- Mantap Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri
- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla
- Wakil Presiden ke-13 RI, Ma'ruf Amin
- Panglima TNI, Kapolri, pimpinan lembaga negara, dan jajaran Menteri Kabinet Merah Putih
Makna dan penutup
Rangkaian peringatan di Gedung Pancasila menegaskan komitmen pemerintah dan lembaga negara untuk menjaga nilai-nilai Pancasila. Upacara ini juga menjadi momen refleksi atas jasa para pendiri bangsa sekaligus penguatan konsensus kebangsaan di tengah dinamika nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
10 Juta Pelanggan Sudah Registrasi Biometrik SIM, Menkomdigi
Lebih dari 10 juta pelanggan telah menjalani registrasi biometrik SIM sejak 1 Juli 2026; pemerintah evaluasi...
Cholil Nafis: AI Tak Bisa Jadi Guru Agama, MUI Dorong Jihad Digital
Wakil Ketua MUI Cholil Nafis menegaskan AI tidak bisa menjadi guru agama dan MUI akan melancarkan 'jihad dig...
Ahmad Muzani: KUII Ke-8 Jadi Wadah Persatuan Umat Islam
Ahmad Muzani menyebut KUII Ke-8 momentum tepat untuk menyatukan umat Islam menghadapi ketidakpastian politik...
Kemkomdigi Tindaklanjuti Putusan MK soal Sisa Kuota Internet
Kemkomdigi akan menindaklanjuti Putusan MK yang mewajibkan penyedia menjaga sisa kuota pelanggan agar tetap...
MUI Perkuat Persahabatan RI-Palestina Lewat Program Beasiswa
MUI memperkuat persahabatan Indonesia-Palestina lewat program beasiswa bagi pelajar Palestina yang dibiayai...
Operasi SAR KM Nurul Salsa Ditutup, 14 Penumpang Masih Hilang
Operasi SAR KM Nurul Salsa di perairan Selayar ditutup setelah 10 hari; 58 selamat, 4 meninggal, dan 14 masi...