Prabowo dan PM Modi Tinjau Candi Prambanan dari Helikopter
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi meninjau Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, dari udara pada Rabu, 8 Juli 2026. Kunjungan menggunakan helikopter kepresidenan itu bagian dari rangkaian kerja sama bilateral yang menitikberatkan pada restorasi dan konservasi cagar budaya.
Peninjauan udara di atas Candi Prambanan
Rombongan terbatas Presiden Prabowo dan PM Modi melakukan peninjauan dengan empat helikopter kepresidenan. Rute penerbangan dimulai dari Bandar Udara Internasional Yogyakarta menuju Bandar Udara Adisutjipto, melintas di atas Kompleks Candi Prambanan sekitar pukul 11.11 WIB.
Helikopter berputar sebanyak dua kali untuk memantau keseluruhan area candi sebelum langsung bertolak ke Bandara Adisutjipto. Peninjauan melalui jalur udara ini memberi gambaran luas tentang kondisi situs cagar budaya tanpa mengganggu aktivitas pengunjung di darat.
Kerja sama restorasi dan konservasi
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Indonesia dan India, khususnya di bidang restorasi dan konservasi Candi Prambanan.
"Beberapa agenda, di antaranya adalah penandatanganan kerja sama untuk konservasi Candi Prambanan tersebut. Salah satu situs Candi Hindu terbesar, dan merupakan warisan dunia yang ditetapkan oleh UNESCO,"
Menurut keterangan resmi, salah satu fokus agenda adalah memperkuat upaya pelestarian situs yang masuk kategori warisan dunia tersebut melalui dukungan teknis dan pertukaran keahlian.
Agenda PM Modi dan konteks kunjungan
Selain peninjauan dan agenda penandatanganan, PM Modi juga dijadwalkan melakukan ibadah di Kompleks Candi Prambanan. Kunjungan ke Candi Prambanan ini menjadi bagian akhir dari rangkaian kunjungan resmi PM India ke Indonesia.
- Penandatanganan kerja sama untuk konservasi cagar budaya;
- Peninjauan udara Kompleks Candi Prambanan;
- Pelaksanaan ibadah oleh PM Narendra Modi di kawasan candi.
Kunjungan ini menandai percepatan kerja sama bilateral di bidang kebudayaan dan konservasi. Ke depan, kedua negara diharapkan menerjemahkan kesepakatan ini ke dalam program restorasi konkret dan pertukaran keahlian teknis untuk menjaga kelestarian Candi Prambanan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KLH Minta Swasta Bangun Sekat Kanal Atasi Karhutla Gambut Kalbar
KLH minta perusahaan swasta bangun sekat kanal di konsesi untuk atasi kebakaran lahan gambut Kalbar dan memp...
BULOG Siapkan Stok Beras Antisipasi Perpanjangan Darurat Gempa NTT
BULOG menyiapkan stok beras hingga 18.500 ton untuk mengantisipasi perpanjangan tanggap darurat gempa di NTT...
Kemensos Salurkan Rp15 Juta untuk 13 Ahli Waris Korban Gempa Nagekeo
Kemensos menyerahkan santunan Rp15 juta kepada 13 ahli waris korban gempa Nagekeo di Posko Berdikari Danga p...
Pemerintah Siapkan Rp1,2 T Cadangan Pangan untuk Bencana 2026
Pemerintah menyiapkan Rp1,2 triliun untuk Cadangan Pangan Pemerintah 2026 dan Rp17,5 triliun untuk bantuan b...
Fadli Zon Siapkan Revitalisasi Situs Budaya di Maluku Utara
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengumumkan rencana revitalisasi situs budaya di Maluku Utara, fokus pada Terna...
DPR Pastikan Revitalisasi Desa Adat Sade Usai Kebakaran
Wakil Ketua DPR Sari Yuliati pastikan revitalisasi Desa Adat Sade usai kebakaran 22 Agustus; DPR beri Rp200...