Prabowo: Percepat Hilirisasi dan Perampingan BUMN, Target 700
Presiden Prabowo Subianto menegaskan percepatan hilirisasi dan penataan serta perampingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk meningkatkan nilai tambah, memperkuat investasi, dan menciptakan efisiensi. Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan akun Instagram @sekretariat.ksbinet pada Sabtu, 5 September 2026, setelah pertemuan di Hambalang, Jawa Barat, sehari sebelumnya.
Sorotan pada hilirisasi dan tujuan ekonomi
Prabowo menilai percepatan hilirisasi merupakan langkah strategis untuk menambah nilai sumber daya alam di dalam negeri. Tujuannya, selain menambah lapangan kerja, juga memperkuat daya tarik investasi dan meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Percepatan hilirisasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri. Kemudian juga memperkuat investasi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia,”
Realitas penataan dan jumlah BUMN yang ditutup
Dalam keterangan yang sama, pemerintah menyatakan telah menutup 290 BUMN sebagai bagian dari proses penataan. Langkah ini diklaim telah memberikan penghematan anggaran negara.
“Perkembangan pelaksanaan instruksi Presiden terkait penataan dan perampingan BUMN. Hingga saat ini, sebanyak 290 BUMN telah ditutup dan langkah tersebut diklaim telah menghemat anggaran negara hingga Rp50 triliun,”
Pemerintah menargetkan menutup sedikitnya 700 BUMN tambahan hingga akhir Desember 2026 sebagai bagian dari konsolidasi dan perampingan perusahaan milik negara.
Dampak anggaran dan proyeksi efisiensi
Penataan yang sedang berjalan diproyeksikan memberi efisiensi anggaran lebih besar setelah restrukturisasi. Pemerintah menyebut restrukturisasi BUMN berpotensi menghasilkan efisiensi hingga Rp100 triliun.
“Melalui restrukturisasi BUMN tersebut, diproyeksikan dapat menghasilkan efisiensi anggaran hingga Rp100 triliun,”
Prabowo menekankan proses harus dilakukan secara terukur dan menyeluruh agar struktur BUMN menjadi lebih efisien, sehat, dan profesional sehingga kontribusinya pada perekonomian nasional optimal.
Pertemuan di Hambalang dan pihak yang hadir
Pertemuan Presiden berlangsung di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 4 September 2026. Dalam rapat, Prabowo menerima laporan langsung dari Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara.
Rapat juga dihadiri Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Informasi resmi tentang pernyataan tersebut dapat dilihat pada unggahan akun Instagram @sekretariat.ksbinet.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...