Prabowo: Kita Punya Cita-cita dan Prinsip Sama dengan Demokrat
Presiden Prabowo Subianto menyatakan memiliki cita-cita dan prinsip yang sama dengan Partai Demokrat saat menghadiri HUT ke-25 Partai Demokrat, Rabu, 9 September 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta. Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan politik partai dalam beberapa pemilu terakhir.
Pidato pada HUT ke-25 Demokrat
Dalam sambutan di acara ulang tahun Partai Demokrat, Kepala Negara menegaskan kesamaan tujuan antara pemerintahan dan partai tersebut, yakni membangun bangsa ke arah yang lebih baik. Ia menyebut komitmen Demokrat konsisten mendukung langkah politiknya dalam kontestasi nasional.
Karena kita memang punya cita-cita, dan prinsip yang sama
Dukungan Demokrat pada Pemilu
Prabowo mengingat perjalanan politiknya yang turut diwarnai kehadiran Partai Demokrat. Ia menyatakan partai yang digagas Susilo Bambang Yudhoyono itu memberi dukungan pada proses pencalonannya dalam pemilu 2019 dan 2024.
Saya berterima kasih atas dukungan Partai Demokrat. (Pemilu) 2019, 2024, sampai Presiden SBY pun turun ke lapangan, turun bersama-sama berkampanye
Pernyataan ini menegaskan peran Demokrat dalam koalisi dan aktivitas kampanye, termasuk keterlibatan tokoh-tokoh partai di arena publik saat momen pemilu.
Apresiasi atas Sikap Politik Demokrat
Selain ucapan terima kasih, Prabowo memberi pujian pada sikap politik Demokrat yang menurutnya bijaksana. Ia menilai partai mampu mengendalikan diri dan menjaga tensi politik saat berada di luar lingkaran pemerintahan.
Partai Demokrat pernah menang, pernah tidak menang, pernah di puncak, pernah tidak di pemerintahan. Tapi waktu tidak berkuasa, Partai Demokrat tidak caci maki, Partai Demokrat tidak bakar-bakar
Menurut Prabowo, sikap tersebut menunjukkan kedewasaan politik yang penting untuk stabilitas nasional.
Implikasi Politik
Pernyataan Presiden pada perayaan ulang tahun partai menunjukkan adanya kesinambungan hubungan politik antara pemerintah dan Partai Demokrat. Dukungan dalam pemilu dan sikap moderat partai menjadi sorotan yang memengaruhi dinamika koalisi dan ruang oposisi di kancah politik nasional.
Ke depan, pernyataan ini bisa menjadi landasan dialog kebijakan bersama atau kerja sama yang lebih formal, tergantung pada perkembangan politik dan keputusan partai pada agenda nasional mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...