Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Putri Kerajaan Thailand
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Putri Kerajaan Thailand, Bajrakitiyabha, saat menerima kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026. Pada pertemuan itu, Presiden juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Raja Thailand Maha Vajiralongkorn.
Kunjungan resmi dan suasana pertemuan
Pertemuan di Istana Merdeka berlangsung dalam suasana diplomatik yang sarat empati. Perdana Menteri Anutin hadir untuk pertemuan bilateral dan menyampaikan beberapa hal penting terkait hubungan kedua negara serta mendiskusikan perkembangan terakhir.
Belasungkawa untuk keluarga Kerajaan Thailand
Presiden Prabowo mewakili pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga kerajaan Thailand. Pernyataan ini disampaikan secara resmi saat menerima kunjungan Perdana Menteri Anutin.
"Doa dan pikiran kami menyertai Anda di masa sulit ini,"
Pernyataan tersebut menegaskan posisi Indonesia yang turut berempati atas kehilangan yang dialami keluarga kerajaan dan rakyat Thailand.
Ucapan untuk Raja Thailand
Selain belasungkawa, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Raja Maha Vajiralongkorn. Presiden berharap raja dianugerahi kesehatan dan kekuatan untuk memimpin.
"Semoga Yang Mulia terus diberkati dengan kesehatan, kebahagiaan, dan kekuatan dalam memimpin Kerajaan Thailand,"
Hubungan pribadi antara Prabowo dan Raja
Prabowo turut mengungkapkan hubungan pribadi yang panjang dengan Raja Thailand yang bermula dari masa keduanya sebagai prajurit militer. Kenangan bersama itu menjadi salah satu alasan nada pernyataan yang hangat dan penuh penghormatan.
"Seperti yang Anda ketahui, saya memiliki hubungan pribadi yang sangat panjang dengan Yang Mulia. Kami berdua adalah tentara ketika masih muda, jadi kami memiliki kenangan indah,"
Respons PM Thailand soal kebakaran kapal Indonesia
Perdana Menteri Anutin Charnvirakul juga menyampaikan belasungkawa atas musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang terjadi pada 2 Agustus 2026. Ia menyatakan duka cita atas insiden tersebut dan berharap tidak ada lagi korban jiwa.
"Menyampaikan belasungkawa terdalam saya atas nama rakyat Thailand atas kebakaran (kapal) di Indonesia kemarin (2 Agustus 2026),"
"Pikiran kami tertuju kepada para korban dan keluarga mereka, dan saya berharap tidak akan ada lagi korban jiwa,"
Pertemuan ini menegaskan kedekatan diplomatik dan kemanusiaan antara Indonesia dan Thailand. Kedua pemimpin juga sepakat untuk terus memperkuat kerja sama bilateral di berbagai bidang, sambil saling memberi dukungan saat terjadi musibah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Hasto: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Harus Berbasis Kinerja
Wali Kota Hasto Wardoyo sebut kenaikan gaji kepala daerah perlu dibuka, tapi harus berdasarkan kinerja, akun...
BGN Copot 137 Kepala SPPG, Terapkan Zero Tolerance
BGN mencopot 137 kepala SPPG pada 3 Agustus 2026 sebagai langkah zero tolerance terhadap keracunan dan penyi...
Separuh Anak Indonesia Pernah Alami Kekerasan, MenPPPA: Butuh Kolaborasi
MenPPPA Arifah Fauzi minta kolaborasi setelah Survei Nasional 2024 menunjukkan 51% anak Indonesia pernah men...
Wamenkomdigi: TVRI Jaga Ruang Informasi Nasional
Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo menegaskan TVRI berperan strategis menjaga ruang informasi nasional di tenga...
DPR Dukung Pelarangan Total Vape Jika Berisiko Jadi Media Narkotika
DPR mendukung wacana pelarangan total vape jika kajian menunjukkan risiko tinggi dan pemanfaatan sebagai med...
Golkar Minta Legislator Tak Ganti Nomor HP Setelah Terpilih
Sekjen Golkar M. Sarmuji minta legislator tak mengganti nomor HP setelah terpilih agar tetap mudah dihubungi...