Prabowo Puji Penyelenggaraan Haji 2026, Arahan untuk 2027
Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas penyelenggaraan haji 2026 yang berlangsung baik. Pernyataan itu disampaikan saat Presiden menerima Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri, serta pimpinan DPR RI dan Komisi VIII di Hambalang, Bogor, Rabu, 17 Juni 2026. Menurut pemerintah, perbaikan layanan memberi hasil positif, namun masih terdapat aspek yang perlu disempurnakan untuk musim haji berikutnya.
Apresiasi dan penilaian umum
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa Presiden menilai sejumlah perbaikan layanan telah terlihat nyata. Irfan menekankan keberhasilan ini tercapai berkat sinergi intens antara pemerintah dan DPR RI melalui Tim Pengawas Haji. Kolaborasi tersebut dianggap mempercepat penanganan persoalan lapangan sehingga pelayanan kepada jemaah tetap terjaga.
Alhamdulillah hari ini saya terutama dengan DPR. Saya sangat senang tadi Bapak Presiden memberikan apresiasi kepada penyelenggaraan haji pada tahun ini,
Capaian teknis: visa dan distribusi Nusuk
Salah satu capaian penting yang disorot adalah percepatan penerbitan visa jemaah. Menurut Irfan, visa terbit lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya, yakni sekitar akhir pertengahan Ramadan. Selain itu, distribusi Nusuk sudah dilakukan sejak di Indonesia, sehingga memudahkan pengelolaan dan mengurangi kasus jemaah terpisah dari keluarga.
Visa terbit sekitar akhir pertengahan Ramadan, ini hal yang sangat luar biasa. Nusuk sudah mulai dibagikan di tanah air sehingga tidak ada lagi cerita jemaah yang terpisah dari keluarganya,
Skema kontrak dan arahan untuk 2027
Irfan juga menjelaskan pemerintah mulai menerapkan skema kontrak layanan multiyears dengan penyedia layanan haji. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan dan memberi kepastian bagi mitra penyedia layanan.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberi beberapa arahan penting untuk penyelenggaraan haji 2027. Arahan itu menekankan peningkatan kualitas konsumsi, perbaikan akomodasi, dan persiapan layanan yang lebih dini.
Bapak Presiden memberikan masukan-masukan untuk peningkatan layanan kepada jemaah haji terkait tahun 2027 nanti. Termasuk bagaimana makanan bisa dipersiapkan lebih dini dan hotel-hotel harus lebih baik lagi,
Dampak dan langkah selanjutnya
Pemerintah berharap evaluasi dan arahan dari Presiden menjadi dasar perbaikan pada musim haji selanjutnya. Dengan tindak lanjut yang konsisten, kualitas layanan bagi jemaah Indonesia diharapkan meningkat dari tahun ke tahun. Langkah konkret yang akan dipantau meliputi percepatan administrasi, penjaminan kualitas makanan, dan perbaikan kontrak layanan dengan mitra.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...