Polri Kirim 2,1 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Polri kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Pada Kamis, 20 Agustus 2026, sebanyak 2.102 kilogram logistik dikirim melalui jalur udara dari Surabaya ke Labuan Bajo untuk mempercepat distribusi ke pengungsian.
Kiriman udara 20 Agustus: kasur dan pakaian
Pengiriman terbaru dilakukan dengan pesawat CN 295 P-4501 milik Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri. Barang yang diangkut terdiri atas kasur busa lipat dan pakaian untuk kebutuhan pengungsian.
“Polri terus berupaya memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Pengiriman melalui jalur udara menjadi bagian percepatan distribusi logistik,” ucap Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.
Rinciannya, pengiriman 20 Agustus memuat 130 kasur busa lipat dengan berat 420 kilogram. Selain itu, 38 karung besar berisi pakaian dikirim oleh Bhayangkari Polda Kalimantan Barat dengan total berat 1.682 kilogram.
Pengiriman sehari sebelumnya dan isi logistik
Polri sudah memulai pengiriman udara sehari sebelumnya. Pada Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar 1.440 kilogram logistik diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda menuju Labuan Bajo.
| Tanggal | Berat (kg) | Isi utama |
|---|---|---|
| 20 Agustus 2026 | 2.102 | 130 kasur lipat; 38 karung pakaian (Bhayangkari) |
| 19 Agustus 2026 | 1.440 | 14 koli obat (94 kg); 7 koli selimut (586 kg); 5 koli sarung (340 kg); 120 kasur (420 kg) |
Personel dan dukungan tambahan
Selain logistik, Polri mengerahkan 236 personel bantuan BKO untuk memperkuat penanganan bencana oleh Polda NTT. Personel tersebut memiliki kemampuan SAR, kesehatan, K9, trauma healing, pengamanan, dan pendistribusian bantuan.
Mabes Polri dan sejumlah Polda juga terus menambah kiriman. Secara kumulatif, total bantuan logistik dan kemanusiaan yang dikirim Polri tercatat mencapai 247,66 ton. Bantuan meliputi bahan makanan, sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Distribusi lanjutan dan operasi udara lain
Sebelumnya pada 18 Agustus 2026, Kapolri menyalurkan 3.500 paket bantuan sosial bagi warga di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Selain itu disalurkan 500 mainan anak, 39 kasur, 10 tandon air, dan 36 boks obat.
Polri juga mengerahkan Helikopter Bell 429 P-3202 untuk jangkauan wilayah terpencil. Pada 19 Agustus, helikopter tersebut mengirim sekitar 100 kilogram logistik ke Pacuan Kuda Reo, Kabupaten Manggarai, berisi makanan dan peralatan kebersihan.
“Polri akan terus hadir memberikan dukungan kepada masyarakat melalui personel, pelayanan kemanusiaan, dan pendistribusian bantuan logistik. Kami berharap bantuan ini meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pascabencana,” ujar Brigjen Trunoyudo.
Distribusi dilakukan bertahap untuk memastikan bantuan sampai ke wilayah terdampak. Upaya percepatan logistik ini menjadi bagian dari penanganan darurat dan pemulihan jangka pendek bagi korban gempa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Perlindungan Hak Pekerja Bukan Instrumen Politik
Mendag Budi Santoso menegaskan perlindungan hak pekerja bukan alat politik dan menekankan penanganan kerja p...
Produksi Padi Jan–Agust 2026 Capai 43,89 Juta Ton
Produksi padi Januari–Agustus 2026 tercatat 43,89 juta ton GKG, naik 0,07%; luas panen 8,32 juta ha dan prod...
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...