Polres Tapteng Gelar Polisi Peduli Pengangguran, Pertemukan Pencari Kerja
PANDAN – Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar program Polisi Peduli Pengangguran untuk mempertemukan pencari kerja dengan pelaku usaha. Kegiatan berlangsung di Aula Polres Tapteng, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan, Kamis (22/10) mulai pukul 10.00 WIB. Inisiatif ini bertujuan membuka akses informasi lowongan kerja sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Pertemuan pencari kerja dan pengusaha
Acara dihadiri Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikel, Kepala Disnaker Tapteng Ridwan Gorat, Kasat Binmas IPTU Irpan S Tanjung, personel kepolisian, jajaran Disnaker, pengusaha lokal, serta masyarakat setempat. Forum tersebut menjadi wadah langsung bagi warga yang belum bekerja untuk mendapatkan informasi peluang kerja dari perusahaan yang hadir.
Melalui pertemuan tatap muka, panitia berharap proses pencocokan kebutuhan tenaga kerja dan kemampuan pelamar bisa berjalan lebih cepat. Selain itu, pengusaha mendapat akses ke calon tenaga kerja dari wilayah Kecamatan Pandan dan sekitarnya.
Peran Polri dan Disnaker dalam sinergi
Kapolres AKBP Muhammad Alan Haikel mengatakan program ini merupakan salah satu langkah mendekatkan Polri kepada masyarakat dan mengimplementasikan Quick Wins Kapolri. Ia menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tugas polisi, melainkan tugas bersama seluruh pemangku kepentingan.
"Kebutuhan masyarakat saat ini semakin tinggi. Oleh karena itu, Polri perlu bekerja sama dengan instansi terkait untuk bersama-sama menjaga serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah," ujar Alan Haikel.
Sementara itu Kepala Disnaker Ridwan Gorat menyambut baik inisiatif Polres Tapteng dan menegaskan kesiapan lembaganya untuk memperkuat kolaborasi. Disnaker akan membantu menyampaikan informasi lowongan dari perusahaan kepada masyarakat pencari kerja melalui jaringan yang dimiliki.
Harapan, dampak, dan konteks lokal
Pihak penyelenggara berharap program ini tidak hanya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, tetapi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan akses informasi yang lebih mudah, warga diharapkan bisa memperoleh kerja, sedangkan pelaku usaha bisa menjangkau calon tenaga kerja yang dibutuhkan.
Langkah kolaboratif ini juga dinilai selaras dengan visi misi pembangunan daerah, yaitu "Adil untuk Semua". Ke depan, sinergi antara Polres, Disnaker, dan dunia usaha diharapkan terus diperluas untuk menciptakan kesempatan kerja dan stabilitas sosial di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polres Dairi Ungkap Penggelapan 13 Mobil Rental, Pelaku Ditangkap di Deli Serdang
Sat Reskrim Polres Dairi mengungkap dugaan penggelapan 13 mobil rental; tersangka IFG ditangkap di Deli Serd...
Polres Tapteng Ikuti Deklarasi Tolak Narkoba Sumut
Polres Tapteng bersama Forkopimda mengikuti Deklarasi Tolak Narkoba Sumut usai pengungkapan 1,16 ton ketamin...
Reskrim Polres Padanglawas Salurkan Sembako ke Desa Janji Lobi
Satuan Reskrim Polres Padanglawas menyalurkan sembako ke keluarga kurang mampu di Desa Janji Lobi Lima, Juma...
Wali Kota Medan Panggil RS Bunda Thamrin soal Penolakan Pasien BPJS
Wali Kota Medan memerintahkan Dinkes memanggil RS Bunda Thamrin usai laporan pasien BPJS ditolak, padahal ak...
Medan: Pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris Gratis, Pelaku Pungli Dicopot
Wali Kota Medan menegaskan pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris gratis dan aparat yang melakukan pungli ak...
Kebakaran Asrama Putra Universitas Abulyatama di Aceh Besar
Satu unit asrama putra Universitas Abulyatama di Aceh Besar terbakar Sabtu 24 Oktober; dua penghuni terdampa...