Lokal

Polres Labuhanbatu Persempit Peredaran Narkoba, Ungkap 81 Kasus

Bagikan:
Petugas Satres Narkoba Polres Labuhanbatu saat operasi penindakan narkoba

Satres Narkoba Polres Labuhanbatu terus mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Dalam operasi 20 hari terakhir, jajaran kepolisian mencatat pengungkapan besar dengan fokus penindakan, pengembangan jaringan, dan patroli di daerah rawan. Upaya itu dilaporkan berlangsung sejak pelaksanaan Ops Antik Toba 2026 dan mendapat apresiasi dari sejumlah organisasi pers setempat.

Hasil operasi dan angka penindakan

Pihak kepolisian melaporkan capaian signifikan selama operasi. Secara total tercatat 81 kasus dengan 91 tersangka diamankan. Menurut Media Center Polres, operasi ini diklaim menyelamatkan 13.545 jiwa anak-anak di kabupaten terkait.

"Apresiasi yang tinggi buat Satres Narkoba Labuhanbatu, melalui Ops Antik Toba 2026 kemarin, 13.545 jiwa anak-anak di kabupaten ini terselamatkan,"

— M. Syahbani, Ketua Media Center Polres Labuhanbatu

Penghargaan dan pengakuan masyarakat pers

Ketua Satuan Wartawan Polres Labuhanbatu, Ucok Sitorus, menilai di bawah pimpinan Kasat Narkoba AKP Hardiyanto peredaran narkoba mengalami penyempitan signifikan. Ia menyebut kerja sama antar perwira Kanit dan jajaran Polsek berjalan konsisten untuk mengurangi keresahan publik.

"Saya menilai, khusus wilayah pantai, itu menjadi prioritas mereka. Kalau masih ada diketahui, silahkan masyarakat agar melaporkan ke Call Center 110,"

— Ucok Sitorus

Sinergi TNI/Polri dan penggagalan masuknya narkoba

Sinergi antara Satres Narkoba dan unit intelijen TNI terlihat meningkat. Baru-baru ini, tim gabungan berhasil menggagalkan upaya masuknya narkoba seberat 1 Kg di wilayah pantai. Langkah-langkah bersama seperti ini menjadi bagian dari upaya mencegah suplai dari luar wilayah.

Ungkap besar: sabu dan ekstasi

Forum wartawan Kejaksaan Labuhanbatu juga memberi catatan capaian penting. Menurut pernyataan, Satres Narkoba berhasil mengungkap barang bukti besar berupa 31,5 Kg sabu dan 30.000 butir ekstasi. Pencapaian ini disebut layak mendapat dukungan publik.

"Ayo bersama kita berantas narkoba, bersama kita pasti bisa. Pihak kepolisian selalu menghimbau, apabila mengetahui adanya peredaran dan transaksi narkoba, agar masyarakat dapat melapor ke Call Center 110,"

— Husin Mubarok, Sekretaris Forum Wartawan Kejaksaan Labuhanbatu

Strategi pemutusan mata rantai

Polres menegaskan penindakan tidak berhenti pada penangkapan. Tim operasional terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atas pelaku, termasuk pemasok, kurir, dan bandar. Tujuannya adalah memutus mata rantai agar jaringan tidak berkembang di masyarakat.

"Langkah ini bertujuan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika sehingga jaringan tersebut tidak terus berkembang biak di tengah masyarakat,"

— Kapolres Labuhanbatu Wahyu Endrajaya SIK melalui Kasat Narkoba AKP Hardiyanto SH

Selain penindakan, kepolisian rutin menggelar patroli dan razia di lokasi rawan, seperti tempat hiburan malam, sebagai tindakan preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku. Masyarakat diimbau aktif melapor bila mengetahui adanya peredaran narkoba.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait