Nusa Tenggara Creative Festival Dorong UMKM Naik Kelas
Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., resmi membuka Nusa Tenggara Creative Festival di Taman Teras Udayana, Kota Mataram, Minggu malam 26 Juli 2026. Festival ini digelar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar naik kelas.
Pembukaan dan kehadiran pejabat
Acara pembukaan dihadiri oleh pejabat Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kota Mataram, perwakilan DPRD provinsi dan kota, serta unsur Forkopimda Provinsi NTB. Kehadiran unsur kepolisian menunjukkan dukungan nyata aparat terhadap pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Tujuan festival dan manfaat bagi UMKM
Festival menampilkan beragam produk kreatif karya anak daerah, dari kerajinan tangan hingga produk kreatif lain yang siap dipromosikan ke masyarakat dan wisatawan. Tujuannya adalah memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing pelaku usaha kreatif di NTB.
Dengan banyaknya pengunjung, penyelenggara berharap pelaku UMKM mendapat kesempatan jaringan bisnis, penjualan langsung, dan potensi kerja sama baru dengan pelaku usaha lain.
Peran Polda NTB dan pentingnya kolaborasi
Wakapolda menegaskan bahwa dukungan Polda NTB bukan sekadar formalitas. Kepolisian hadir untuk memastikan situasi keamanan kondusif sehingga kegiatan ekonomi dan pariwisata dapat berjalan lancar.
"Ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Polda NTB terhadap peningkatan pergerakan ekonomi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penyelenggara, tetapi juga bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha kreatif yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah," ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho.
Menurut Wakapolda, terciptanya iklim keamanan yang stabil menjadi prasyarat penting agar sektor ekonomi kreatif dapat tumbuh berkelanjutan.
Dampak dan harapan ke depan
Penyelenggaraan Nusa Tenggara Creative Festival diharapkan membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Festival juga menjadi ajang promosi destinasi dan produk lokal kepada wisatawan yang berada di Kota Mataram.
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pelaku kreatif diharapkan semakin erat. Sinergi ini penting untuk membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif NTB.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...