Bupati Aceh Timur Tegaskan Kebersihan dan Pelayanan Maksimal di RSUD
Idi, Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di RSUD Dr. Zubir Mahmud, Jumat (24/7), dan menekankan agar kebersihan serta pelayanan menjadi prioritas setiap rumah sakit. Ia menyatakan pembenahan sektor kesehatan merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan layanan yang layak bagi masyarakat.
Kondisi RSUD dan cakupan layanan
Aceh Timur memiliki dua RSUD, yaitu RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur dan RSUD Sultan Abdul Azis Syah (SAAZ) Peureulak. Kedua rumah sakit ini menjadi pusat layanan kesehatan bagi penduduk di 513 desa di kabupaten tersebut.
Alfarlaky menilai kedua RSUD harus terus dibenahi dari sisi pelayanan, manajemen, dan fasilitas pendukung. Ia meminta agar setiap progres pembangunan dan perbaikan dipantau secara berkala agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Oleh karenanya kedua RSUD ini harus terus dibenahi, baik dari sisi pelayanan, manajemen maupun fasilitas pendukung,"
Fokus pada disiplin aparatur
Selain aspek fisik dan fasilitas, bupati menekankan pentingnya kedisiplinan pegawai. Ia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK, dan tenaga honorer bekerja secara profesional.
"Kami meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK maupun tenaga honorer menjalankan tugas secara profesional serta dievaluasi secara berkala sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan,"
Menurutnya, kedisiplinan pegawai merupakan faktor utama untuk membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan pemerintah. Evaluasi berkala diperlukan agar kinerja terus meningkat.
Kebersihan lingkungan dan fasilitas sanitasi
Iskandar Usman juga memberi perhatian pada kebersihan lingkungan rumah sakit. Ia mengingatkan agar seluruh ruangan, termasuk fasilitas sanitasi seperti toilet, selalu dijaga kebersihannya.
"Kebersihan rumah sakit adalah bagian dari pelayanan. Jangan sampai masyarakat datang berobat tetapi menemukan lingkungan yang kotor,"
Ia menegaskan setiap ruang harus bersih, nyaman, dan terawat sehingga pasien merasa aman dan pelayanan berjalan optimal.
Implikasi dan tindak lanjut
Penekanan Bupati Aceh Timur menunjukkan arah kebijakan daerah kepada perbaikan layanan kesehatan yang terintegrasi. Pemantauan berkala dan evaluasi disiplin pegawai akan menjadi bagian dari langkah sistematis untuk meningkatkan mutu RSUD.
Dengan pengawasan yang konsisten, diharapkan manfaat perbaikan layanan dan fasilitas rumah sakit benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh kecamatan di Aceh Timur.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Dairi Mulai Tilang Manual 27 Juli untuk Tertib Lalu Lintas
Polres Dairi mulai melakukan penindakan tilang manual di Sidikalang sejak 27 Juli untuk menegakkan disiplin...
Aceh Besar Ajak Anak Kenali Permainan Tradisional
Aceh Besar menggelar Festival Permainan Tradisional (25/7) untuk kenalkan permainan rakyat pada anak, bangun...
Bobby Nasution Berangkatkan 10 Warga Umroh dan Salurkan Zakat ASN
Gubernur Sumut Bobby Nasution memberangkatkan 10 warga umroh dan mengalokasikan zakat ASN untuk bedah 10 rum...
Medan Zoo Bantah Terima Harimau Putih 'Anggun' dari Semarang
PUD Pembangunan Kota Medan menegaskan Medan Zoo tak menerima harimau putih Anggun dari Semarang atau melakuk...
Bobby Nasution: LGBTQ dan Narkoba Dinilai Ancaman Nonmiliter
Gubernur Sumut Bobby Nasution menyandingkan LGBTQ dan narkoba sebagai ancaman nonmiliter, mengutip Perpres 1...
Pemkab Simalungun Lantik Lima JPT Pratama untuk Perkuat Manajemen Talenta
Pemkab Simalungun melantik lima JPT Pratama pada 24 Juli 2026 untuk memperkuat tata kelola dan menerapkan Ma...