Lokal

Polda Sumut Ungkap 441 Kasus Curas dan Curat Dalam Dua Pekan

Bagikan:
Polisi mengamankan sepeda motor dan barang bukti terkait kasus curas curat di Sumut

MEDAN — Polda Sumut bersama jajaran polres mengungkap 441 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) pada periode 14–27 September 2026. Pengungkapan ini diikuti penahanan 485 tersangka sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat.

Hasil pengungkapan

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyatakan pengungkapan dilakukan sepanjang dua pekan tersebut. Penindakan ini bertujuan menekan angka kejahatan jalanan dan memberikan kepastian hukum bagi korban.

“Selama periode 14-27 September 2026, Polda Sumut bersama polres jajaran telah mengungkap 441 kasus curas dan curat dengan 485 tersangka,”

Barang bukti yang disita

Polisi mengamankan berbagai barang bukti dari hasil pengungkapan. Barang-barang ini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan dan pembuktian di pengadilan.

  • 80 unit sepeda motor
  • 62 unit telepon seluler
  • 52 buah tabung gas
  • 525 tandan kelapa sawit
  • Uang tunai sekitar Rp26,5 juta
  • Peralatan elektronik, pakaian, dokumen, dan perlengkapan rumah tangga lain

Langkah penegakan dan pencegahan

Ferry menekankan bahwa penegakan hukum bukan satu-satunya langkah. Polda Sumut juga memperkuat kegiatan preventif di lapangan untuk mencegah kejahatan berulang.

“Selain melakukan penindakan terhadap pelaku kejahatan, Polda Sumut dan jajaran juga terus mengintensifkan patroli dan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,”

Patroli terpadu dan operasi rutin ditingkatkan terutama di titik rawan kejahatan. Upaya ini diharapkan menimbulkan efek jera bagi pelaku dan menambah rasa aman warga.

Dampak dan prospek ke depan

Penangkapan massal dan penyitaan bukti diharapkan mempercepat proses hukum dan menurunkan angka kriminalitas. Polisi akan melanjutkan penyidikan untuk mengungkap jaringan pelaku dan motif di balik kejahatan tersebut.

Ke depan, koordinasi antara Polda, polres, dan masyarakat menjadi kunci agar langkah pencegahan lebih efektif dan keamanan publik meningkat secara berkelanjutan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait