Polda Sulteng Intensifkan Patroli Pascagempa di Sigi, Parimo, Palu
Polda Sulawesi Tengah memperketat patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah terdampak gempa magnitudo 6,7 pada Kamis, 17 Juni 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan publik, mengurai antrean di SPBU, dan memeriksa kondisi bangunan pascagempa.
Patroli terfokus di wilayah terdampak
Personel Direktorat Samapta memimpin patroli di Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kota Palu. Petugas menyasar titik-titik yang menunjukkan peningkatan aktivitas masyarakat setelah gempa.
Tujuan patroli adalah menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada warga. Petugas juga melakukan pemantauan situasi secara berkala di lapangan.
Pengaturan lalu lintas dan pemeriksaan bangunan
Selain berpatroli, petugas mengatur arus lalu lintas di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum. Langkah ini untuk mengurai antrean kendaraan yang meningkat pascagempa dan mencegah kemacetan yang berpotensi mengganggu evakuasi atau layanan darurat.
Direktorat Samapta juga melakukan pemeriksaan pada bangunan yang dilaporkan terdampak. Salah satu lokasi yang diperiksa adalah Kafe Paskop di Jalan Tanjung Manimbaya, Kota Palu, untuk menilai kerusakan fisik dan potensi bahaya.
Imbauan kewaspadaan dan verifikasi informasi
Polda mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Petugas memberikan pengarahan kepada warga dan pelaku usaha agar mengikuti aturan keselamatan dan tidak panik.
Polda Sulawesi Tengah melalui Direktorat Samapta dan satuan kewilayahan terus melakukan patroli serta pemantauan. Terdapat beberapa kerusakan material yang masih dalam proses pendataan.
Selain itu, polisi menekankan pentingnya memverifikasi informasi. Informasi yang belum jelas sumbernya dinilai dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.
Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Jangan mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan.
Kondisi terkini dan langkah selanjutnya
Petugas terus mendata kerusakan material di lapangan. Data ini akan menjadi dasar penanganan lanjutan dan koordinasi dengan instansi terkait.
Polda Sulawesi Tengah menegaskan komitmen memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warga. Harapannya, situasi di daerah terdampak tetap aman dan kondusif seiring proses pemantauan berjalan.
Berita Terkait
BPOM Perketat Pengawasan Produk E-commerce Lewat Direktorat Siber
BPOM perketat pengawasan produk e-commerce lewat direktorat siber 24 jam dan peran masyarakat untuk deteksi...
Mensos Minta Pejabat Baru Kawal Program Sekolah Rakyat
Mensos Saifullah Yusuf lantik delapan pejabat Kemensos dan minta pengawalan program Sekolah Rakyat dengan pe...
Wapres Dorong Percepatan Operasional Pasar Lama Mbongawani
Wapres Gibran dorong percepatan operasional Pasar Lama Mbongawani di Ende agar revitalisasi segera dimanfaat...
MSCI Pertahankan Indonesia Sebagai Pasar Berkembang 2026
MSCI mempertahankan Indonesia sebagai Emerging Market dalam review 2026, namun memberi catatan pada arus inf...
Mentan: 90 Persen Perusahaan Sawit Sudah Naikkan Harga TBS
Mentan Andi Amran: sekitar 90 persen perusahaan sawit sudah menaikkan harga TBS setelah pengawasan pemerinta...
BPOM Awasi Biosimilar dan Dorong Ekspor Industri di Sidoarjo
BPOM melakukan monev ke PT Bernofarm dan PT Sekar Laut di Sidoarjo untuk menjamin keamanan produk dan menduk...