Pohon Tumbang di Siantar Martoba, Jalan Kasad Sempat Tertutup
Siantar Martoba, Pematangsiantar — Sebuah pohon mahoni tumbang di Jl. Kasad, Kel. Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Martoba pada Sabtu (25/7) sore setelah hujan deras disertai angin kencang. Personel Polsek Siantar Martoba bersama BPBD Pemko Pematangsiantar segera mengevakuasi dan membersihkan pohon sehingga akses jalan kembali dibuka sekitar pukul 16:30.
Kronologi kejadian
Hujan deras dan angin kencang mulai melanda wilayah Pematangsiantar sejak pukul 13:30. Akibatnya, satu batang pohon mahoni di pinggir Jl. Kasad roboh dan menimpa tiang Telkom serta talang rumah warga bernama Zuhrani Sain Nasution (22).
Runtuhan pohon membuat arus lalu lintas tersendat karena badan jalan tertutup. Lurah Bukit Sofa kemudian melaporkan kejadian tersebut ke aparat setempat.
Respons dan penanganan
Menindaklanjuti laporan, personel Polsek Siantar Martoba Polres Pematangsiantar tiba di lokasi bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemko Pematangsiantar. Tim melakukan pembersihan bersama Lurah dan warga setempat.
Kegiatan evakuasi berlangsung terpadu dan berhasil membersihkan pohon dari badan jalan sekitar pukul 16:30. Namun, perbaikan jaringan belum selesai karena petugas teknis belum tiba di lokasi.
Dampak dan kondisi terkini
Kerusakan meliputi tiang Telkom dan talang rumah warga; sementara kabel WiFi, Telkom, dan PLN belum diperbaiki karena menunggu kedatangan petugas terkait. Akibatnya, area sekitar titik tumbang masih mengalami pemadaman listrik sementara.
“Tidak ada korban jiwa dan kerugian warga akibat pohon tumbang itu, tapi arus listrik di sekitar tempat kejadian pohon tumbang itu masih mengalami mati lampu, karena pihak PLN belum datang memperbaiki.”
Iptu Agustina Triyadewi, Kasi Humas Polres Pematangsiantar, menyampaikan pernyataan di atas terkait kondisi di lapangan.
Catatan dan tindak lanjut
Sampai laporan ini disusun, proses pembersihan fisik sudah selesai namun perbaikan jaringan telekomunikasi dan kelistrikan masih menunggu tim teknis. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi gangguan cuaca yang dapat memicu kejadian serupa.
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya koordinasi cepat antarinstansi ketika bencana ringan menimbulkan gangguan infrastruktur. Pemantauan pohon-pohon di area pemukiman diharapkan dapat mengurangi risiko ke depannya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wagub Aceh Dek Fadh Takziah ke Rumah Duka Hj. Nurasyiah di Pidie
Wagub Aceh Fadhlullah bersama istri takziah ke rumah duka Hj. Nurasyiah di Pidie pada seunujoh hari ketujuh,...
GANNAS Minta Regulasi Daerah Diperkuat untuk Tekan Narkoba di Sumut
Ketua DPW GANNAS Sumut minta regulasi daerah diperkuat untuk tekan peredaran narkoba, termasuk edukasi sejak...
Polisi Tapanuli Tengah Tangkap Pelaku Curanmor Saat Akan Jual Motor
Satreskrim Polres Tapanuli Tengah menangkap AS (20) yang diduga hendak menjual motor curian, setelah motor H...
Polrestabes Medan Tangkap Mahasiswa Pengedar Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap mahasiswa MZ (21) dan menyita 488 bungkus Vape Getar merek Squid Game setelah me...
Sekda Medan Wiriya Pensiun 1 Agustus 2026, Erfin Muncul sebagai Kandidat Plt
Sekda Medan Wiriya Alrahman purna tugas 1 Agustus 2026; nama Kepala Inspektorat Erfin Fahrurrazi muncul seba...
DPRD Medan Kritik Pendataan Bantuan, Warga Medan Deli Banyak Belum Tercatat
Anggota DPRD Medan mengkritik pendataan bantuan sosial yang membuat banyak warga Medan Deli belum terdata, d...