PLN Galakkan Transportasi Publik Listrik di Jakarta
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) meluncurkan kampanye mobilitas bersih pada 14 Mei 2026 di Jakarta. Program ini mengajak masyarakat beralih ke transportasi publik berbasis listrik untuk menekan emisi dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan.
Rincian program dan target
Program bertajuk Green Future Powered Today menargetkan partisipasi rutin minimal 160.000 warga setiap hari. PLN memperkirakan kebiasaan baru ini mampu mengurangi sekitar 23.500 ton CO2 selama periode kampanye.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menyatakan bahwa integrasi fasilitas modern dan moda listrik akan memudahkan mobilitas warga metropolitan. Ia menyebut infrastruktur yang tersedia kini mendukung peralihan tersebut.
Melalui kampanye Green Future Powered Today, PLN ingin mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik berbasis listrik sebagai bagian dari gaya hidup mobilitas yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan, ujar Adi.
Insentif dan mekanisme poin
Untuk menggaet pengguna, PLN menempelkan label kampanye dan QR code pada armada listrik. Penumpang yang memindai kode akan mendapat Eco Journey Point sebagai imbalan digital.
- Satu pemindaian = 2 poin.
- Poin dapat ditukarkan lewat aplikasi PLN Mobile.
- Penukaran: 100 poin = Rp100.000 hingga 500 poin = Rp500.000, berlaku sampai September 2026.
Masyarakat dapat berpartisipasi dengan memindai QR code yang tersedia pada transportasi publik listrik berlabel Green Future Powered Today untuk mengumpulkan Eco Journey Point, ujar Sekretaris Perusahaan PLN Yuliandra Syahrial Nurdin.
Dukungan operator transportasi
Beberapa operator telah bergabung. PT MRT Jakarta mendekorasi tiga kereta dengan stiker pindaian digital. Sementara itu, PT Transportasi Jakarta memasang lambang kampanye pada 15 bus yang beroperasi di rute-rute vital.
Kolaborasi ini menjadi langkah positif untuk semakin mendekatkan transportasi publik berbasis listrik dengan masyarakat. Kami berharap kampanye ini mendorong lebih banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum, ujar Rendy Primartantyo, Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta.
Dampak dan prospek
PLN menegaskan kampanye ini bagian dari agenda jangka panjang untuk membangun budaya mobilitas rendah emisi. Selain mengurangi polusi udara, program juga bertujuan membiasakan penggunaan moda listrik pada first mile dan last mile.
Dengan skema poin dan dukungan armada, kampanye diharapkan meningkatkan frekuensi penggunaan moda listrik dan mempercepat transisi energi di sektor transportasi ibu kota.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rupiah Berisiko Melemah Pekan Depan akibat Rilis Data BPS & BI
Rupiah berisiko melemah pekan depan karena rilis data BPS dan BI, termasuk neraca perdagangan, inflasi, dan...
Prakiraan Harga Emas Pekan Depan: Support Rp2,41Jt, Resistansi Rp2,72Jt
Harga emas pekan depan diprakirakan fluktuatif akibat ketegangan geopolitik; support Rp2,41 juta/gram dan re...
Harga Semangka Naik Jadi Rp6.000/kg di Aceh Utara
Pasokan semangka menipis pasca-puncak panen, sehingga harga di Aceh Utara naik menjadi Rp6.000 per kilogram.
Puncak Panen: Harga Rambutan Aceh Turun Jadi Rp8.000/kg
Harga rambutan Aceh di Aceh Utara turun jadi Rp8.000/kg pada puncak panen 2 Agustus 2026 akibat pasokan yang...
Hidroponik NTT: Ajak Anak Muda Tak Malu Jadi Petani
Robinhood Siahaan mendorong pengembangan hidroponik di NTT agar pangan lokal mandiri dan anak muda tak malu...
Relokasi Pool Cititrans Permudah Akses Antarkota di Samarinda
Cititrans pindahkan pool ke Jalan Bhayangkara 19 Samarinda untuk memudahkan akses—merespons lonjakan pelangg...