Harga Semangka Naik Jadi Rp6.000/kg di Aceh Utara
Harga semangka di Kabupaten Aceh Utara naik menjadi Rp6.000 per kilogram pada Minggu, 2 Agustus 2026. Kenaikan terjadi karena panen mulai berkurang di beberapa sentra produksi sehingga pasokan ke pasar menipis.
Kenaikan harga dan penyebab
Pascapuncak panen beberapa pekan lalu, pasokan semangka berangsur turun. Kondisi ini membuat harga jual di lapak pedagang melonjak dari sebelumnya Rp5.000 per kilogram menjadi Rp6.000 per kilogram.
Penurunan stok terjadi seiring berakhirnya masa panen raya. Akibatnya, pedagang menerima pasokan yang lebih sedikit dari petani setempat.
Keterangan pedagang
Salah seorang pedagang buah di pasar tradisional, Nurdin Abdullah, menjelaskan perubahan pasokan dan harga yang terjadi belakangan ini.
"Saat ini pasokan semangka tidak lagi sebanyak beberapa pekan lalu. Berkurangnya hasil panen membuat harga jual mengalami kenaikan," kata Nurdin.
Ia menambahkan bahwa pada puncak panen semangka dijual Rp5.000 per kilogram karena stok berlimpah. Namun setelah panen puncak selesai, stok mulai menurun dan harga ikut terdongkrak.
Perkiraan perkembangan harga
Nurdin memperkirakan harga semangka masih berpotensi naik dalam beberapa hari ke depan jika pasokan dari petani terus berkurang. Ia mengatakan kenaikan berikutnya akan bergantung pada jumlah produksi dan ketersediaan buah di pasar.
Untuk konsumen, penurunan pasokan ini berarti harga buah musiman menjadi lebih fluktuatif ketimbang saat panen melimpah.
Implikasi singkat
Penurunan pasokan setelah puncak panen adalah fenomena musiman yang umum. Meski demikian, jika produksi lokal berkurang lebih panjang dari perkiraan, hal ini dapat mempengaruhi akses konsumen terhadap harga yang stabil.
Pemeriksaan pasokan dan komunikasi antara petani, pengumpul, dan pedagang akan menentukan apakah harga akan kembali turun saat panen berikutnya dimulai.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...