Teknologi

SMA Presiden 2 Tanjung Lesung Jadikan Watersport Ekstrakurikuler

Bagikan:
Siswa SMA Presiden 2 Tanjung Lesung melakukan aktivitas watersport di Tanjung Lesung

SMA Presiden 2 Tanjung Lesung memperkenalkan kegiatan watersport sebagai bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Sabtu, 1 Agustus 2026, di kawasan wisata Tanjung Lesung. Kegiatan ini bertujuan membangun karakter siswa dengan memanfaatkan potensi pesisir dan lapangan belajar di alam terbuka.

Watersport sebagai bagian MPLS

Dalam MPLS tahun ini, siswa diperkenalkan pada beragam aktivitas olahraga air, mulai dari selam dasar, snorkeling, kayak, jetski, hingga banana boat. Kegiatan berlangsung di kawasan wisata dan didampingi instruktur profesional untuk memastikan pengalaman yang aman dan terarah.

Tujuan pembentukan karakter

Kepala Sekolah SMA Presiden 2 Tanjung Lesung, Kolonel Laut (Purn) Joni Agoesta, menjelaskan pengenalan watersport bukan sekadar hiburan. Kegiatan dimaksudkan untuk menanamkan nilai keberanian, disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, dan budaya keselamatan sejak hari pertama masuk sekolah.

Orientasi bukan hanya memperkenalkan ruang kelas, guru, atau tata tertib sekolah. Kami juga ingin memperkenalkan karakter khas SMA Presiden Tanjung Lesung

Kami berharap para siswa membangun rasa percaya diri dan memahami pentingnya keselamatan agar lebih mudah mengenal satu sama lain serta belajar bekerja sama

Program ekstrakurikuler resmi

Langkah ini juga menjadi pintu bagi peluncuran ekstrakurikuler watersport yang akan dijalankan rutin mulai semester ini. Program terbuka bagi siswa kelas X, XI, dan XII dan akan digelar setiap akhir pekan.

  • Materi utama: selam dasar dan snorkeling
  • Aktivitas air: kano atau kayak
  • Frekuensi: setiap minggu di akhir pekan

Kerja sama dan standar keselamatan

Sekolah akan bekerja sama dengan guru olahraga internal dan tim instruktur dari Lalassa Beach Club. Kerja sama ini dimaksudkan untuk memastikan kegiatan sesuai kemampuan peserta dan menerapkan standar keselamatan yang jelas.

Memanfaatkan potensi lokal

Joni menambahkan, inisiatif ini lahir dari kenyataan banyak siswa yang sebelumnya sudah mencoba watersport secara mandiri karena lokasi sekolah yang dekat pusat wisata bahari. Kini kegiatan itu dikemas lebih terstruktur sebagai bagian dari pembinaan karakter dan edukasi.

Sekolah berkonsep boarding school semi-militer juga menekankan kearifan lokal, pengenalan maritim Indonesia, dan keterampilan alam bebas. Dengan motto Study, Explore & Be The One with Nature, sekolah berharap ekstrakurikuler watersport menjadi program unggulan yang memadukan pembelajaran luar kelas dengan pengembangan kepemimpinan dan budaya maritim.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait