PLN Pastikan Listrik Monas 'Tanpa Kedip' saat Zikir Kebangsaan
PT PLN (Persero) menjaga pasokan listrik tanpa kedip selama acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu malam, 1 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan rangkaian pembuka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia berlangsung aman dan khidmat. Persiapan teknis dan personel disiagakan agar semua kegiatan di panggung utama dan area pendukung berjalan lancar.
Persiapan teknis dan infrastruktur cadangan
PLN menyiapkan beberapa infrastruktur kelistrikan untuk menjaga kontinuitas pasokan jika terjadi gangguan. Penempatan sumber daya dan perangkat cadangan difokuskan pada panggung utama serta fasilitas pendukung acara. Seluruh penyiapan ditargetkan agar tidak mengganggu jalannya doa bersama dan zikir kebangsaan.
- Layanan Penerangan Sementara berkapasitas 2.161 kVA untuk panggung utama dan fasilitas pendukung.
- Tiga unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas total 1.100 kVA.
- Dua Unit Gardu Bergerak (UGB) dengan kapasitas total 2.000 kVA.
Operasional lapangan dan pemantauan
General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan kesiapan tim dan sistem pengamanan berlapis yang diterapkan. Tim PLN melakukan inspeksi menyeluruh, pengujian sistem, dan simulasi operasi sebelum acara dimulai. Tujuannya untuk meminimalkan risiko gangguan teknis selama jalannya kegiatan malam itu.
"Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi momentum yang menyatukan masyarakat dalam semangat kebangsaan. PLN memastikan pasokan listrik tetap andal melalui kesiapan infrastruktur, sistem pengamanan berlapis, serta personel yang bersiaga penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, khidmat, dan tanpa gangguan," ujar Moch. Andy Adchaminoerdin, Minggu, 2 Agustus 2026.
Pelaksanaan pemantauan lapangan dikoordinasikan oleh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Menteng. Manager UP3 Menteng, Robin Septavyn, menyatakan seluruh personel telah berada di lokasi sejak sebelum acara hingga selesai. Mereka melakukan pemantauan terus-menerus untuk memastikan sistem kelistrikan beroperasi sesuai standar.
"Kami telah memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan berada dalam kondisi siap operasi, mulai dari pasokan utama hingga sistem cadangan. Personel PLN juga melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung untuk memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga," kata Robin Septavyn.
Dampak dan konteks
Dengan kesiapan ini, puluhan ribu peserta dari berbagai daerah dapat mengikuti acara tanpa gangguan teknis. Keandalan pasokan listrik menjadi bagian dari pengamanan selama rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Keberhasilan operasional di Monas juga menjadi tolok ukur kesiapan kelistrikan untuk kegiatan serupa di masa depan.
PLN menegaskan komitmen menjaga kontinuitas layanan dalam setiap kegiatan publik berskala besar. Upaya itu mencakup perencanaan kapasitas, pengujian sistem, dan penempatan personel untuk respons cepat jika diperlukan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bhante Cittagutto: Peran Orang Tua Kunci Bentuk Generasi Penerus
Bhante Cittagutto menilai orang tua sebagai fondasi utama pembentuk generasi penerus untuk menjaga nilai kem...
Menag: Zikir Kebangsaan Perkuat Persatuan Menyambut HUT ke-81
Menag Nasaruddin Umar sebut Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas (1 Agustus 2026) memperkuat persatuan dan sema...
Pengabdian Guru Perintis di Pedalaman Papua dan Tantangannya
Bernarda Rurit mengangkat pengabdian guru perintis di pedalaman Papua dan Indonesia saat bedah buku, menyoro...
Peserta Banten Terkesan Doa Lintas Agama di Zikir Kebangsaan Monas
Peserta asal Banten terkesan dengan doa lintas agama saat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Sabtu 1 Agustus...
Menag: Indeks Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Meningkat
Menag Nasaruddin Umar menyatakan Indeks Kerukunan Umat Beragama naik menjadi 77,89 pada 2025, capaian tertin...
UNJ Tegaskan Komitmen Kebangsaan lewat Partisipasi Pegawai
UNJ mengirim 10 pegawai mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas pada 1 Agustus 2026 guna memperkuat komi...