Pilkampong Penanggalan: Dua Petahana Gagal, Satu Calon Menang
Subulussalam, 1 September 2026 – Pemilihan Kepala Kampong (Pilkampong) di Kecamatan Penanggalan menghasilkan kemenangan bagi satu calon dan kegagalan bagi dua petahana yang berusaha meraih masa jabatan kedua. Unggul Cibro menang di Desa Cepu, sementara Herianto Solin (Lae Ikan) dan Ruduansyah Putra Angkat (Lae Bersih) tidak berhasil merebut kembali jabatan mereka. Proses pemungutan suara dan penghitungan berlangsung Selasa (1/9) dan memicu sengketa khusus di Lae Ikan.
Hasil per desa
Hasil resmi di empat desa Kecamatan Penanggalan menunjukkan persaingan ketat. Unggul Cibro unggul di Cepu, sedangkan calon lain memenangi Lae Motong. Di Lae Ikan muncul kontroversi terkait daftar pemilih yang menunda penghitungan suara.
| Desa | Calon Teratas | Suara | Rival Terdekat | Suara Rival | DPT | Suara Sah | Suara Rusak |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Cepu | Unggul Cibro | 331 | Nasip Solin | 251 | 657 | 11 | |
| Lae Ikan | Suryadi Lingga | 105 | Herianto Solin | 89 | 197 | 194 | 3 |
| Lae Bersih | Sudomo Cibro | 626 | Ruduansyah Putra Angkat | 596 | 1.376 | 1.222 | |
| Lae Motong | Suryadi | 581 | Syahrun | 382 | 963 | 6 |
Sengketa dan penundaan penghitungan di Lae Ikan
Penghitungan suara di Lae Ikan sempat tertunda sekitar empat jam. Kontroversi berawal dari klaim bahwa sejumlah pemilih ber-KTP Kabupaten Pakpak Bharat dan tidak berhak mencoblos, sehingga muncul perbedaan jumlah DPT yang beredar. Ketegangan memaksa wali kota, wakil wali kota, Forkopimda, dan penyelenggara Pilkampong turun tangan untuk mencari solusi.
Proses penghitungan baru dimulai setelah pihak terkait menggelar rapat khusus yang dipimpin oleh Wali Kota. Setelah hampir satu jam bermusyawarah, disepakati untuk melanjutkan penghitungan sekitar pukul 18.00 WIB.
"Sudah beberapa kali Pilkades di Lae Ikan ini, baru ini kejadian yang sangat mengecewakan. Mestinya sudah dihitung suara, tetapi ada lagi katanya penambahan pemilih, padahal semua pentahapan sudah selesai,"
Komentar di atas disampaikan oleh mantan Kepala Desa Lae Ikan, yang menyatakan kekecewaan atas penundaan dan kontroversi proses.
Konteks lebih luas dan tindak lanjut
Pilkampong serentak di Kota Subulussalam berlangsung di lima kecamatan dan 34 desa pada 1 September 2026. Hasil lengkap dari desa lain belum semuanya terkonfirmasi. Di tingkat lokal, penyelesaian sengketa pemilih dan validitas DPT menjadi sorotan utama yang mungkin mempengaruhi prosedur verifikasi di penyelenggaraan Pilkampong berikutnya.
Catatan: Hasil per desa yang tercantum berdasarkan pengumuman di lokasi pemungutan suara pada hari pemilihan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pangdam Iskandar Muda Mahesa Fitriadi Disambut di Bandara SIM
Wagub Aceh dan Forkopimda menyambut Brigjen Mahesa Fitriadi sebagai Pangdam Iskandar Muda di Bandara SIM, Ac...
Kabut Asap Ancam Ibu Hamil, Video Bupati Viral, Rutan Gagalkan Sabu
IDAI Sumut peringatkan bahaya kabut asap bagi ibu hamil; video Bupati Deliserdang viral; Rutan Medan menggag...
Bencana Taput: 36 Meninggal, Kerugian Taksir Rp3,78 Triliun
Banjir dan longsor di Tapanuli Utara 25 Nov menyebabkan 36 tewas, 14.033 terdampak, kerugian Rp3,78 triliun;...
HUT ke-81 Labuhanbatu: Perayaan Megah versus 40.490 Warga Miskin
Perayaan HUT ke-81 Labuhanbatu disorot setelah data BPS: 7,37% atau 40.490 warga masih miskin; aktivis minta...
Video Bupati Deliserdang 'Gaji Rp10 Juta' Viral, Dilaporkan ke Komdigi
Video Bupati Deliserdang soal gaji Rp10 juta untuk pencari kerja viral; Kominfostan melaporkan penyebaran ko...
Asap Karhutla Ancam Ibu Hamil dan Perkembangan Janin
Kabut asap karhutla mengancam ibu hamil dan perkembangan janin pada fase awal; dokter anak IDAI Sumut imbau...