Lokal

Aceh Tenggara Deklarasi Damai Sambut Pilkades Serentak

Bagikan:
Deklarasi Damai Pilkades Serentak di Gedung Sekdakab Aceh Tenggara

KUTACANE — Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara bersama Forkopimda dan pihak terkait menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa Serentak untuk menjamin proses Pilkades berjalan aman, tertib, jujur, dan demokratis. Kegiatan berlangsung di Gedung Sekdakab Pemkab Aceh Tenggara, Rabu (27/10).

Deklarasi dan komitmen bersama

Acara dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tenggara HM. Salim Fakhry MM, unsur Forkopimda, Polres Aceh Tenggara, TNI, serta para calon kepala desa dari seluruh wilayah kabupaten. Dalam deklarasi, semua pihak menandatangani komitmen bersama untuk menegakkan prinsip demokrasi dalam setiap tahapan Pilkades.

Hadirnya pemangku kebijakan dan calon kepala desa menjadi sinyal kuat bahwa penyelenggaraan Pilkades akan mendapat pengawasan dari berbagai elemen. Deklarasi ini juga dimaksudkan untuk mengurangi potensi konflik dan praktik tidak sehat selama masa kampanye.

Pernyataan Bupati

“Pilkades merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa. Karena itu, deklarasi damai ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan aman, tertib, jujur, dan demokratis.”

Bupati HM. Salim Fakhry mendorong para calon untuk bersaing secara sehat. Ia meminta agar visi, misi, dan program kerja menjadi fokus utama, bukan politik uang atau provokasi.

Pengawalan keamanan dan pemetaan kerawanan

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, SH menegaskan kesiapan aparat keamanan untuk mengawal pelaksanaan Pilkades serentak. Menurutnya, seluruh potensi kerawanan telah dirumuskan dan dipetakan agar langkah antisipatif bisa segera dilakukan.

“Kami siap mengawal penuh pelaksanaan Pilkades serentak agar kondusif. Seluruh potensi kerawanan telah dirumuskan dan dipetakan.”

Pernyataan ini menunjukkan fokus aparat pada tugas netralitas dan profesionalisme selama seluruh rangkaian Pilkades berlangsung.

Harapan untuk Pilkades Serentak 2026

Dengan deklarasi ini, penyelenggara dan pihak keamanan berharap Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Aceh Tenggara menjadi contoh demokrasi desa yang matang, damai, dan bermartabat. Langkah-langkah pencegahan dan pengawasan dini diharapkan mampu menekan praktik penyimpangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilihan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait