Lokal

Bupati Taput Ajak Petani Manfaatkan KUR untuk Pertanian Berkelanjutan

Bagikan:
Bupati Tapanuli Utara menyerahkan sambutan di kawasan Pertanian Terpadu Sijaba

Tarutung – Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mendorong petani memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai alternatif pembiayaan untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha pertanian. Pernyataan itu disampaikan saat peluncuran tema HUT ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara di kawasan Pertanian Terpadu Sijaba, Desa Silaitlait, Kecamatan Siborongborong, Selasa (15/9).

Dorongan pemanfaatan KUR

Jonius mengatakan keterbatasan modal tidak boleh menghambat pengembangan usaha tani. Ia meminta petani memanfaatkan fasilitas pembiayaan perbankan untuk pengolahan lahan, pengadaan sarana produksi, dan pengembangan usaha.

Menurutnya, Bank Sumut saat ini masih memiliki plafon KUR sekitar Rp900 miliar yang dapat diakses pelaku usaha termasuk petani, sepanjang memenuhi ketentuan dan syarat yang berlaku.

Saya mengajak para petani memanfaatkan peluang KUR ini. Dana tersebut selayaknya digunakan untuk mengembangkan dan mengolah lahan pertanian

Jonius menegaskan proses akses pembiayaan harus disertai keseriusan petani dalam mengelola lahan. Pemerintah daerah akan membantu verifikasi dan memberikan rekomendasi agar petani memiliki akses yang lebih mudah ke perbankan.

Kita ingin memastikan petani yang mengakses pembiayaan memang benar-benar memiliki usaha dan lahannya produktif. Pemerintah akan membantu dari sisi verifikasi dan rekomendasi

Penguatan ruang fiskal pertanian

Selain mendorong pembiayaan bank, Pemkab Tapanuli Utara berencana memperkuat dukungan anggaran untuk sektor pertanian melalui APBD 2027. Proyeksi awal menargetkan sekitar 10 persen dari ruang fiskal daerah setelah perhitungan DAU bersih dan belanja wajib dialokasikan untuk pertanian.

Jonius menjelaskan dukungan anggaran akan difokuskan tidak hanya pada bantuan sarana produksi, tetapi juga penyediaan infrastruktur dan pengembangan ekosistem pertanian.

Rencana alokasi mencakup penguatan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, mekanisasi, pengembangan komoditas unggulan, serta perluasan akses pemasaran agar anggaran menghasilkan dampak ekonomi nyata bagi petani.

Sijaba jadi kawasan percontohan

Kawasan Pertanian Terpadu Sijaba diproyeksikan menjadi showcase yang dapat direplikasi di 15 kecamatan lain. Konsepnya memadukan produksi, integrasi usaha, dan orientasi pasar sehingga menjadi model pertanian berkelanjutan.

Letak Sijaba yang dekat dengan Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit dianggap strategis untuk mendukung distribusi komoditas dan kerja sama pemasaran.

Jonius berharap pengembangan Sijaba tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan membuka peluang ekonomi bagi petani serta mendorong pertumbuhan daerah.

Penutup

Dengan strategi yang menggabungkan akses KUR, prioritas anggaran, penguatan infrastruktur, dan kepastian pasar, Pemkab berharap tema Pertanian Berkelanjutan, Ekonomi Tapanuli Utara Maju bisa diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait