Indonesia Women’s League Dimulai Oktober 2026, Musim Perdana 6 Klub
Indonesia Women’s League (IWL) akan digelar mulai pertengahan Oktober 2026 sebagai kompetisi senior sepak bola putri Indonesia. Kompetisi ini disiapkan untuk memperkuat ekosistem pembinaan dan membuka jalur menuju level profesional, dengan format musim perdana digelar di satu venue di wilayah Jabodetabek.
Tujuan dan latar belakang
CEO Indonesia Women’s League, Teddy Tjahjono, menyatakan IWL bertujuan memperkuat ekosistem sepak bola putri secara berkelanjutan. Pernyataan itu disampaikan saat Teddy menghadiri forum diskusi Global Leadership Forum: Ekosistem Olahraga Nasional.
Indonesia Women’s League ini sebenarnya masih dalam kandungan. Rencananya akan dilahirkan pada pertengahan Oktober 2026,
Menurut Teddy, pembentukan kompetisi senior diperlukan karena selama ini pembinaan putri masih fokus pada kelompok usia dan belum ada jenjang jelas bagi pemain di atas 18 tahun.
Program pembinaan usia
Sebagai dasar pengembangan talenta, program pembinaan tetap berjalan berdasarkan kelompok usia. Teddy merinci rentang usia yang menjadi fokus pembinaan untuk memastikan kontinuitas pasokan pemain ke level senior.
- Usia 8 tahun
- Usia 10 tahun
- Usia 12 tahun
- Usia 14–16 tahun
- Usia 15–18 tahun
Setelah melewati jenjang-jenjang ini, pemain akan siap masuk ke IWL sebagai kompetisi senior.
Format musim perdana dan peserta
Musim perdana IWL akan memakai format single venue di wilayah Jabodetabek. Pilihan ini diambil untuk mempertimbangkan efisiensi biaya penyelenggaraan, sekaligus memudahkan logistik bagi klub-klub peserta.
Enam klub memastikan ikut pada musim pertama. Nama-nama yang diumumkan adalah:
- Persija Jakarta
- Persita Tangerang
- EY United
- Garuda Yaksa
- Persika Depok
- Bekasi FC
Kami melihat talenta-talenta adik-adik putri kita mempunyai prospek yang bagus,
Pengembangan dan prospek ke depan
Panitia menyatakan IWL akan berekspansi ke kota-kota lain setelah musim perdana. Ekspansi itu akan mempertimbangkan aspek ekonomi dan keberlanjutan kompetisi agar liga mampu bertahan dan tumbuh.
Dengan adanya jenjang senior yang jelas, diharapkan lebih banyak pemain, pelatih, dan wasit putri mendapat kesempatan bertanding dan berkembang. Ke depan, keberhasilan IWL akan bergantung pada dukungan klub, sponsor, dan infrastruktur pembinaan yang konsisten.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...