Lokal

Wesly Silalahi Terima Audiensi FKUB, Pematangsiantar Raih IKT ke-4

Bagikan:
Wali Kota Wesly Silalahi menerima audiensi FKUB di Balai Kota Pematangsiantar

Wali Kota Wesly Silalahi menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pematangsiantar di Balai Kota, Senin 14 September 2026, untuk membahas penghargaan dan upaya memperkuat toleransi kota.

Audiensi dan pesan wali kota

Pertemuan berlangsung di Command Center lantai dua Balai Kota, Jalan Merdeka. Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis turut mendampingi Wali Kota saat menerima pengurus FKUB.

Wesly menyampaikan kebanggaannya atas situasi kerukunan yang terus menguat di kota tersebut. Ia juga menyoroti capaian indeks toleransi kota.

"Saya berterima kasih kepada kita semua, karena kita bisa menguatkan kerukunan dan merawat keberagaman. Pematangsiantar menjadi kota toleran ke-4 di Indonesia dan ini prestasi kita semua,"

Rencana penyematan "Bapak Toleransi"

Ketua FKUB, Muhammad Ali Lubis, menyatakan rencana memberikan penghargaan dan gelar kepada Wali Kota atas perhatian dan upaya membangun moderasi beragama.

"Pertemuan ini untuk mendiskusikan penyerahan piagam dan penyematan 'Bapak Toleransi Pematangsiantar' kepada Wali Kota Wesly Silalahi atas perhatian dan kepedulian membangun moderat, plural dan harmonisasi,"

Penyerahan piagam dan penyematan direncanakan berlangsung pada 24 September 2026.

Peserta dan cakupan acara

FKUB berharap acara dapat merangkul tokoh lintas agama dan adat. Ketua FKUB menyebut kehadiran tokoh menjadi bagian penting agar penghargaan berdampak luas.

"Akan hadir seluruh lintas tokoh agama se Pematangsiantar mewakili masing-masing agama serta tokoh adat Simalungun dan lintas adat yang ada di Pematangsiantar,"

Rangkaian audiensi juga dihadiri pengurus FKUB lainnya yang turut membahas teknis pelaksanaan acara penyematan.

  • Wesly Silalahi, Wali Kota Pematangsiantar
  • Muhammad Hamdani Lubis, Staf Ahli Bidang Pembangunan
  • Muhammad Ali Lubis, Ketua FKUB Pematangsiantar
  • Pengurus dan perwakilan FKUB

Dampak dan tindak lanjut

Penyematan gelar dan penyerahan piagam dimaksudkan memperkuat komitmen bersama menjaga kerukunan dan keberagaman di tingkat kota. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat posisi Pematangsiantar sebagai kota toleran di tingkat nasional.

Selanjutnya, FKUB dan Pemkot akan menyelaraskan agenda teknis untuk memastikan pertemuan pada 24 September berjalan representatif dan melibatkan seluruh elemen yang diundang.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait