Kemenkes Dorong Kemitraan Kesehatan: One Plan dan One Budget
Kementerian Kesehatan mendorong kemitraan kesehatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono di Jakarta, Rabu, 16 September 2026, sebagai bagian upaya memperkuat sistem kesehatan nasional dan perlindungan kesehatan publik.
Dorongan Kemenkes untuk kemitraan yang terintegrasi
Dante menekankan pentingnya menyatukan kekuatan pemerintah dan mitra pembangunan agar program kesehatan lebih efektif. Sinergi ini diharapkan menghasilkan manfaat riil bagi masyarakat, bukan sekadar pelaporan kegiatan.
Menurutnya, penyatuan prioritas pemerintah dengan keahlian mitra dapat memperkuat pelaksanaan program dan meningkatkan jangkauan layanan kesehatan di berbagai wilayah.
Tiga prinsip yang jadi landasan
Wamenkes memaparkan tiga prinsip utama yang perlu dijalankan bersama untuk menghasilkan dampak sistemik. Prinsip tersebut menekankan integrasi perencanaan, pembiayaan, dan evaluasi program kemitraan.
- One Plan: seluruh program dan inisiatif kemitraan harus terintegrasi dan mengarah pada prioritas nasional yang sama.
- One Budget: mengintegrasikan pendanaan domestik dan eksternal agar saling melengkapi dalam satu koridor investasi kesehatan.
- One Evaluation: mengukur keberhasilan berdasarkan dampak program terhadap perlindungan kesehatan masyarakat, bukan sekadar pelaksanaan kegiatan.
"One Budget mengintegrasikan pendanaan domestik dan eksternal agar saling melengkapi dalam satu koridor investasi kesehatan. One Evaluation mengukur keberhasilan berdasarkan dampak program terhadap perlindungan kesehatan masyarakat, bukan sekadar pelaksanaan kegiatan,"
Pentingnya perspektif masyarakat
Dante mengingatkan bahwa masyarakat tidak membedakan sumber program—apakah dari proyek pemerintah, donor, atau organisasi mandiri. Yang mereka butuhkan adalah kepastian bahwa sistem kesehatan mampu melindungi mereka.
"Masyarakat tidak membedakan apakah sebuah program berasal dari proyek pemerintah, donor, atau organisasi mandiri. Mereka hanya membutuhkan satu kepastian, apakah mereka benar-benar terlindungi oleh sistem kesehatan,"
Dampak dan langkah ke depan
Implementasi prinsip One Plan, One Budget, One Evaluation menuntut koordinasi antarlembaga dan transparansi pendanaan. Upaya ini juga memerlukan mekanisme evaluasi yang berfokus pada hasil kesehatan masyarakat.
Dengan pendekatan terintegrasi, Kementerian Kesehatan berharap program kemitraan bisa lebih cepat terlihat dampaknya, sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional dalam jangka panjang.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Kemenkes Fokus Tiga Perbaikan untuk Reformasi JKN
Kemenkes umumkan tiga perbaikan reformasi JKN: KRIS, rujukan berbasis kompetensi, dan penyesuaian tarif laya...
Muhaimin: Perkuat JKN sebagai Jaring Pengaman Masyarakat
Menko Muhaimin minta penguatan JKN sebagai jaring pengaman agar masyarakat tak jatuh miskin karena sakit; fo...
MRCCC Siloam Sediakan Ruang Jeda bagi Pasien Kanker bersama Oki Rengga
MRCCC Siloam Semanggi menggelar Mini Cinema 14 Sept 2026, menonton 'Agak Laen' bersama Oki Rengga untuk duku...
MRCCC Siloam Gelar Mini Cinema untuk Pasien Kanker bersama Oki Rengga
MRCCC Siloam Semanggi menggelar Mini Cinema 14 Sept 2026 untuk 19 pasien kanker dan pendamping, menghadirkan...
Menkes Masukkan Pengalaman Pasien ke Akreditasi Rumah Sakit
Menkes memasukkan pengalaman pasien dan tenaga kesehatan ke dalam kriteria akreditasi rumah sakit untuk menc...
Menkes Pastikan Siswi Korban Keracunan MBG Dirawat di RSCM
Menkes memastikan siswi diduga keracunan MBG dirawat di RSCM, mendapat pemeriksaan spesialis dan penilaian k...