Kementerian PU Perkuat Irigasi Hadapi Ancaman El Nino
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat sistem irigasi dan pasokan air untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan memperpanjang musim kemarau. Langkah mitigasi diumumkan Menteri PU Dody Hanggodo dalam acara Infratalks di Auditorium Kementerian PU, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026. Upaya ini bertujuan menjaga produktivitas pangan dan mendukung target swasembada pangan.
Langkah mitigasi sejak awal tahun
Kementerian PU menyatakan telah menjalankan beberapa langkah antisipasi sejak awal 2026. Fokus utama adalah meningkatkan ketersediaan sumber air dengan pengeboran air tanah dalam di titik-titik yang rentan kekeringan.
“Sebetulnya, antisipasi awal sudah dikerjakan oleh teman-teman SDA. Dari awal tahun sudah melakukan program pengeboran dalam di beberapa titik yang selama ini kita lihat sebagai titik kekeringan di seluruh Indonesia,”
Wilayah prioritas dan pembangunan jaringan
Program pengeboran difokuskan pada daerah-daerah yang sering mengalami keterbatasan pasokan air pada musim kemarau. Selain menambah sumber air, Kementerian PU juga memperkuat distribusi air menuju lahan pertanian.
- Kabupaten Gunungkidul (DIY)
- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
- Sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Untuk pemanfaatan air yang lebih efektif, kementerian mendorong pembangunan jaringan irigasi tersier yang mengalir sampai ke petak-petak sawah dan kebun.
“Saya minta selain melakukan pengeboran air dalam, khusus untuk air yang diperuntukkan bagi irigasi sawah maupun kebun. Wajib juga dibuat jaringan irigasi tersier,”
Sinergi lintas kementerian dan pelaksanaan Inpres
Penguatan jaringan irigasi ini menjadi bagian pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 yang menargetkan dukungan infrastruktur untuk ketahanan pangan. Kementerian PU dan Kementerian Pertanian sepakat melakukan pendataan dan pembangunan secara bersamaan untuk mempercepat pelaksanaan.
“Kita bersepakat dengan Kementerian Pertanian bahwa kita mengeksekusi Inpres Irigasi itu bersamaan dengan mendata irigasi-irigasi daerah. Kemudian 2026 dan seterusnya bisa kita kerjakan lebih awal dan lebih presisi. Tapi fungsinya sama, bagaimana agar swasembada pangan itu terwujud,”
Pembentukan Satgas dan mitigasi dampak lebih luas
Selain pengeboran dan penguatan jaringan, Kementerian PU membentuk satuan tugas (Satgas) khusus. Satgas ini melibatkan berbagai unit kerja untuk memantau dan menanggulangi dampak kekeringan pada irigasi, pasokan air baku, serta cadangan air di bendungan.
“Untuk mengantisipasi El Nino, kami membentuk Satgas. Karena yang terdampak tidak hanya irigasi dan sawah yang kekeringan, tetapi mungkin di beberapa titik SPAM dan bendungan juga akan mengalami kekeringan,”
Langkah-langkah ini diharapkan memperkecil risiko penurunan produksi pangan saat El Nino berlangsung dan mempercepat respons terhadap titik-titik kritis. Ke depan, pemantauan intensif dan koordinasi antarinstansi akan menjadi kunci agar program mitigasi berjalan cepat dan tepat sasaran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PPKI: Langkah Awal Pembentukan Negara Pasca Proklamasi
PPKI menggelar sidang pertama pada 18 Agustus 1945 dan menetapkan UUD 1945, Soekarno-Hatta, serta pembentuka...
18 Agustus: Hari Konstitusi dan Hari Penelitian Kanker Payudara
18 Agustus 2026 diperingati sebagai Hari Konstitusi RI dan World Breast Cancer Research Day, sementara HUT M...
DKI Kirim Tenaga Medis dan Rp3,8 M Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI mengirim tenaga kesehatan dan bantuan Rp3,8 miliar untuk korban gempa NTT; dana dari ASN dan aja...
Basarnas Evakuasi 3 Korban Gempa M7,7 di Manggarai Timur
Basarnas mengevakuasi tiga korban gempa M7,7 di Manggarai Timur pada 18 Agustus 2026; semua korban dirujuk k...
Menpora Maknai HUT ke-81 RI: Keberanian Kibarkan Merah Putih
Menpora Erick Thohir memaknai HUT ke-81 RI sebagai keberanian mengibarkan Merah Putih di panggung internasio...
UMN Latih Wirausaha Muda Sablon di Curug Sangereng
UMN melatih 23 anggota Karang Taruna Desa Curug Sangereng dalam sablon manual dan desain digital berbasis AI...