DLH Pematangsiantar Minta Perusahaan Lengkapi Perizinan Lingkungan
Pematangsiantar — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pematangsiantar, Arri S. Sembiring SSTP, MSi, meminta seluruh perusahaan di kota itu untuk menjunjung tinggi aturan lingkungan. Permintaan ini disampaikan sebagai upaya menjaga keseimbangan ekologi sekaligus investasi jangka panjang bagi kelangsungan usaha.
Dorongan kepatuhan untuk investasi berkelanjutan
Arri menegaskan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan bukan sekadar memenuhi kewajiban kepada pemerintah. Menurutnya, pemenuhan administrasi dan teknis lingkungan adalah bentuk investasi untuk masa depan perusahaan dan daerah.
"Pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan adalah bentuk tanggung jawab moral dan investasi jangka panjang demi kelangsungan bisnis serta masa depan tanah yang kita tinggali ini," kata Arri.
Perusahaan dengan dokumen belum lengkap
DLH telah mengidentifikasi beberapa perusahaan yang administrasinya belum lengkap terkait perencanaan lingkungan. Meski demikian, instansi ini memilih pendekatan proaktif dengan memberi dorongan dan pendampingan, bukan langsung menjatuhkan sanksi.
Layanan konsultasi dan cakupan perizinan
Untuk membantu pemenuhan regulasi, DLH membuka layanan konsultasi yang mencakup beberapa aspek penting. Layanan ini dirancang agar perusahaan dapat memenuhi standar pengelolaan lingkungan secara menyeluruh.
"Dinas Lingkungan Hidup membuka konsultasi layanan perizinan lingkungan, mulai dari sisi Pengolahan Air Limbah, Pengendalian Emisi Udara, sampai dengan pengelolaan Limbah B3," kata Arri.
Dukungan pelaku usaha setempat
Pernyataan DLH diapresiasi oleh pelaku usaha lokal. Andre, seorang pengusaha sabun di Pematangsiantar, menyampaikan rasa terima kasih dan komitmennya untuk memperbaiki administrasi serta praktik teknis lingkungan.
"Kami juga berkomitmen untuk memperbaiki dan melengkapi kekurangan dalam pengelolaan lingkungan hidup, baik secara administrasi maupun secara teknis sehingga kesinambungan antara pengusaha, masyarakat dan pemerintah dengan menciptakan lingkungan hidup yang terjaga dan tertata bisa terwujud di Kota Pematangsiantar," kata Andre.
Andre menambahkan bahwa selama berusaha ia tidak mengabaikan pengelolaan lingkungan. Ia berharap pembinaan dari pemerintah terus berlanjut agar praktik usaha tetap sesuai peraturan.
"Tapi mohon agar kami terus dibina dan dibimbing agar tetap dalam koridor yang benar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku," katanya.
Implikasi bagi reputasi dan investasi
Arri menilai bisnis yang mematuhi regulasi lingkungan punya reputasi lebih kuat dan peluang investasi lebih besar. Menurutnya, pengelolaan dampak lingkungan yang baik membuka kesempatan bagi daerah untuk menarik investor baru.
Dengan langkah pembinaan dan konsultasi, DLH berharap perusahaan-perusahaan di Pematangsiantar dapat segera melengkapi dokumen perizinan dan menerapkan praktik pengelolaan lingkungan yang benar.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
BKMT Aceh Besar Ikuti Milad ke-45 BKMT di Jakarta
BKMT Aceh Besar hadir di Milad ke-45 BKMT di Jakarta; pelantikan pengurus 2026–2031 dan parade kontingen dig...
Gampong Leu Ue Aceh Besar: Profil Penduduk, Aktivitas, dan Tantangan Dana Desa
Gampong Leu Ue, 3 km selatan Banda Aceh, dihuni 2.153 jiwa; program desa berjalan terbatas karena pemotongan...
Banjir Basement Pasar Petisah, Polisi Periksa SPBU dan Tangkap Tersangka
Basement Pasar Petisah Medan tergenang air merah (27/9); polisi periksa mesin SPBU di Palas dan Polres Sibol...
Polres Palas Periksa Tera Mesin SPBU di Sibuhuan, Temukan Deviasi
Polres Padanglawas inspeksi tera mesin SPBU di Sibuhuan (27/9) untuk pastikan takaran BBM akurat dan lindung...
Polres Sibolga Tangkap Pelaku Pencurian Kulkas di Sibolga Utara
Polres Sibolga menangkap GS (41) terkait pencurian kulkas di Sibolga Ilir; kerugian korban ditaksir Rp5 juta...
146 Siswa SD 2 Muhammadiyah Ikuti MABIT dan Simulasi BPBD
146 siswa SD 2 Muhammadiyah Langsa mengikuti MABIT di Taman Hutan Kota Langsa, dipadukan simulasi mitigasi b...