Cygnus XL Naikkan Orbit ISS, Siapkan Kedatangan Crew-13
Pesawat kargo Cygnus XL milik Northrop Grumman berhasil menaikkan orbit Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 27 September 2026. Manuver ini dilakukan untuk mempersiapkan kedatangan misi berawak Crew-13 dan dilakukan dengan menyalakan pendorong selama 18 menit, sehingga menyesuaikan ketinggian ISS.
Detail manuver dan hasilnya
Selama pembakaran, titik tertinggi orbit atau apogee dinaikkan sekitar 1,5 mil, sementara titik terendah atau perigee bertambah sekitar 0,8 mil. Setelah manuver selesai, ISS berada pada orbit kira-kira 427 x 413 kilometer dari permukaan Bumi.
Manuver ini dilakukan oleh Cygnus XL yang terhubung dengan ISS dan menggunakan sistem pendorongnya untuk menyesuaikan posisi stasiun.
Misi Cygnus XL: peran dan jadwal
Cygnus XL menjalankan misi Commercial Resupply Services 24 (CRS-24) untuk NASA dan tiba di ISS pada 13 April 2026. Kapal kargo ini membawa lebih dari 5 ton pasokan dan perangkat penelitian yang mendukung operasi sehari-hari serta eksperimen di orbit rendah Bumi.
Cygnus XL diperkirakan tetap terhubung dengan ISS hingga Oktober 2026. Setelah lepas, pesawat akan diisi dengan muatan untuk pembuangan dan kemudian dilepaskan agar terbakar saat memasuki kembali atmosfer Bumi.
Siap untuk Crew-13
Manuver peningkatan orbit dimaksudkan untuk mengatur posisi ISS menjelang kedatangan Crew-13. Peluncuran misi berawak ini ditargetkan paling cepat pada 1 Oktober 2026, menggunakan kapsul Dragon dan roket Falcon 9.
Tim Crew-13 terdiri dari empat awak yang telah tiba di Kennedy Space Center, Florida. Mereka akan bergabung di stasiun sebagai bagian dari Ekspedisi 75:
- Jessica Watkins (NASA)
- Luke Delaney (NASA)
- Joshua Kutryk (Badan Antariksa Kanada)
- Sergey Teteryatnikov (Rocosmos)
Setibanya, mereka akan menjalankan misi jangka panjang untuk mendukung penelitian dan operasi di orbital rendah Bumi.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Peningkatan orbit oleh Cygnus XL menunjukkan pentingnya kapal kargo dalam mendukung operasi stasiun dan memastikan kondisi orbit aman untuk manuver bertemu. Jika peluncuran Crew-13 berjalan sesuai jadwal, tim berawak akan segera bergabung dengan penghuni ISS untuk melanjutkan eksperimen dan pemeliharaan.
Selanjutnya, perhatian akan tertuju pada proses peluncuran Crew-13 dan pelepasan Cygnus XL dari stasiun pada Oktober, yang menandai siklus dukungan logistik berkelanjutan bagi ISS.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Kuda Nil yang Tinggal di Air Laut Ditemukan di Guinea-Bissau
Kepulauan Bijagós di Guinea-Bissau menjadi satu-satunya tempat kuda nil hidup hampir sepanjang waktu di air...
Midea Luncurkan AC Celest Inverter dengan AI Ecomaster
Midea luncurkan AC Celest Inverter berteknologi AI Ecomaster yang klaim hemat energi hingga 30% serta dileng...
BRIN Dorong AI Safety Institute untuk Uji Agentic AI
BRIN mengusulkan AI Safety Institute untuk menguji dan mengawasi agentic AI sebelum digunakan luas, demi kes...
PureBIO Go: Teknologi Baru Toshiba untuk Kendali Aroma Kulkas
Toshiba memperkenalkan PureBIO Go di seri kulkas dua pintu untuk menekan aroma dan bakteri, lengkap dengan d...
Es Laut Arktik Capai Titik Minimum 2026, Tetap Rendah
Es laut Arktik mencapai titik minimum 2026 pada 12 September, seluas sekitar 4,6 juta km², masih termasuk re...
Letusan Anak Krakatau Tambah 32,8 Ha Daratan di Selat Sunda
Letusan 4–6 Sept menambah sekitar 32,8 ha daratan Anak Krakatau; dua bongkahan kecil terdeteksi dan publik d...