14 September 2026: Hari Kunjung Perpustakaan, Puasa Gedaliah, Hari Virginia
Senin, 14 September 2026 diperingati beberapa momen penting: Hari Kunjung Perpustakaan di Indonesia, Puasa Gedaliah dalam tradisi Yahudi, dan Hari Virginia Nasional di Amerika Serikat. Ketiga peringatan ini berkaitan dengan upaya literasi, kenangan sejarah keagamaan, dan peringatan perjalanan sejarah wilayah.
Hari Kunjung Perpustakaan: dorong budaya membaca
Di Indonesia, 14 September diperingati sebagai Hari Kunjung Perpustakaan untuk mendorong budaya membaca dan akses pengetahuan. Hari ini pertama kali diusulkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 1995.
Usulan tercatat dalam surat bernomor 020/A1/VIII/1995 kepada Presiden Soeharto, yang kemudian menyetujui penetapan tanggal tersebut. Sejak itu, peringatan berlangsung setiap tahun untuk menegaskan peran perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat.
Perpustakaan tidak hanya menyimpan koleksi buku, tetapi juga menyediakan ruang pembelajaran, akses informasi, dan program literasi bagi publik.
Beberapa cara sederhana untuk memperingati hari ini antara lain:
- Mengunjungi perpustakaan setempat dan memanfaatkan layanan yang tersedia.
- Mendonasikan buku untuk memperkaya koleksi publik.
- Mendukung program literasi atau bergabung sebagai relawan komunitas baca.
Puasa Gedaliah (Tzom Gedaliah): peringatan sejarah Yahudi
Pada kalender Yahudi, 14 September 2026 bertepatan dengan Tzom Gedaliah, atau Puasa Gedaliah, yang jatuh pada 3 Tishrei. Puasa ini termasuk salah satu dari empat hari puasa komunitas Yahudi yang diperingati setiap tahun.
Peringatan dimaksud untuk mengenang kehancuran Beit HaMikdash (Bait Suci) dan masa pengasingan serta peristiwa pembunuhan Gedaliah ben Ahikam. Gedaliah diangkat sebagai gubernur oleh Raja Babilonia Nebukadnezar setelah kehancuran Bait Suci pertama.
Dalam catatan sejarah tradisional, Gedaliah dikenal karena sikapnya yang mudah percaya dan mengabaikan peringatan soal ancaman pembunuhan. Peristiwa tersebut melambangkan periode ketidakstabilan dan duka bagi komunitas yang selamat.
Hari Virginia Nasional: kilas balik sejarah wilayah
14 September juga ditetapkan sebagai Hari Virginia Nasional untuk mengenang sejarah panjang Persemakmuran Virginia di Amerika Serikat. Peringatan ini menyoroti peran Virginia dalam perjalanan pembentukan negara Amerika Serikat.
Sejarah pemukiman di wilayah Virginia diperkirakan dimulai ribuan tahun sebelum kedatangan bangsa Eropa, dengan keberadaan masyarakat adat seperti kelompok Powhatan. Peristiwa penting lain termasuk kembalinya Virginia ke dalam Uni pada 1870 setelah Perang Saudara.
Pada 2007, peringatan 400 tahun Koloni Jamestown menjadi momen refleksi untuk menyoroti kontribusi masyarakat asli Amerika, Afrika, dan Eropa dalam membentuk sejarah Virginia.
Secara keseluruhan, 14 September 2026 memperlihatkan keragaman makna: dari promosi literasi hingga peringatan sejarah dan keagamaan. Masyarakat dapat memilih bentuk partisipasi yang relevan, mulai dari mengunjungi perpustakaan hingga refleksi sejarah dan tradisi keagamaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...