DPRD Jatim Desak Percepatan Renovasi GOR Velodrome Malang
Malang, 2 Juli 2026 — Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mendorong percepatan renovasi dan penyelesaian tata kelola GOR Velodrome Malang agar fasilitas kembali layak sebagai pusat pembinaan atlet menjelang Piala Gubernur balap sepeda pada Juli 2026.
Permintaan itu ditegaskan setelah Untari meninjau langsung kondisi lintasan, tribun, dan asrama atlet. Ia menilai perbaikan fisik dan kepastian pengelolaan aset harus segera dilakukan supaya perawatan lebih optimal.
Kondisi lapangan dan temuan lapangan
Dalam kunjungan pekan lalu, Komisi E menemukan beberapa bagian lintasan dan tribun yang memerlukan perbaikan segera. Area sekitar juga perlu pembersihan untuk memastikan keamanan atlet dan penonton.
Ini sayang sekali kalau begini terus. Kalau Pemprov tidak bisa mengelola, biar diserahkan ke Pemkot Malang saja,
Rencana perbaikan darurat
Untuk menghadapi agenda olahraga di Juli, Untari memastikan Pemprov Jawa Timur akan menyiapkan perbaikan darurat. Langkah awal meliputi pengecatan ulang fasilitas dan pembersihan area publik agar arena siap dipakai.
Pemprov diminta memprioritaskan tindakan yang cepat dan terukur agar tidak mengganggu persiapan atlet dan pelaksanaan cabang olahraga balap sepeda.
Masalah tata kelola aset
Salah satu hambatan utama perawatan Velodrome adalah status aset yang terbagi: lahan tercatat milik Pemerintah Kota Malang, sedangkan bangunan menjadi aset Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kondisi ini memicu kebingungan dalam penganggaran dan pemeliharaan rutin.
DPRD Jawa Timur berkomitmen mendorong penyelesaian status aset tersebut. Dalam pembahasan internal, DPRD memberi sinyal persetujuan apabila pengelolaan bangunan dialihkan kepada Pemerintah Kota Malang agar seluruh fasilitas berada dalam satu kewenangan.
Peluang kolaborasi dan pembiayaan
Selain dorongan internal, Komisi E membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu pembiayaan perbaikan. Salah satu mitra yang akan dijajaki adalah Bank Jatim.
Langkah kolaboratif ini diharapkan bisa mempercepat renovasi tanpa membebani anggaran daerah secara keseluruhan, sekaligus menjaga fungsi Velodrome sebagai pusat pembinaan atlet jangka panjang.
Dengan kesiapan perbaikan darurat dan upaya penyatuan tata kelola, DPRD berharap Velodrome Malang dapat segera kembali difungsikan optimal dan mendukung agenda olahraga regional serta pembinaan atlet di masa depan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Bawaslu Verifikasi Data SIPOL di Kantor DPC PDI Perjuangan Tuban
Bawaslu Kabupaten Tuban melakukan verifikasi data SIPOL di kantor DPC PDI Perjuangan Tuban untuk memastikan...
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Antrean Pelabuhan Ketapang
ASDP dan Pemkab Banyuwangi bersepakat percepat peningkatan dermaga, perluasan buffer zone, dan kapal bantuan...
AirNav Bantu Kampung Seling: Turbin PLTMH & Fasilitas Dasar
AirNav dan Pemkab Banyuwangi serahkan turbin PLTMH, musala, ruang kelas, dan sanitasi untuk Kampung Seling p...
DPC PDI Perjuangan Kediri Gelar Tahlil 7 Hari untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari untuk Guruh Soekarnoputra, menekankan pentin...
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...