Lokal

Humbahas Susun Perbup Desa Wisata untuk Kembangkan Dolok Siporhas

Bagikan:
Pemandangan Dolok Siporhas 'negeri di atas awan' di Humbang Hasundutan

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mendorong penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) tentang desa wisata untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan destinasi lokal. Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Humbahas, Dina VWO Simamora, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/5).

Tujuan Perbup dan manfaatnya

Perbup dirancang agar pengelolaan desa wisata berjalan lebih terarah. Regulasi ini diharapkan mempermudah pemerintah menata lokasi, membangun sarana pendukung, dan menyusun strategi promosi. Dengan payung hukum, perencanaan seperti master plan dan detail engineering design bisa diajukan ke pihak-pihak terkait secara lebih sistematis.

Fokus pada Dolok Siporhas

Salah satu yang menjadi fokus adalah Dolok Siporhas di Desa Siambaton, Kecamatan Pakkat. Destinasi ini dikenal dengan panorama lautan awan dan dijuluki sebagai "negeri indah di atas awan". Namun di balik keindahannya, lokasi memerlukan penataan dan pengembangan fasilitas untuk meningkatkan daya tarik wisatawan.

"Panorama alam Dolok Siporhas, salahsatu potensi wisata yang tersembunyi dari beberapa spot wisata lainnya di Humbahas. Melalui regulasi Perbup desa wisata, penataan dan pengembangan sarana pendukung diharapkan lebih mudah dan terarah," ujar Dina VWO Simamora.

Destinasi unggulan lain dan upaya akses pendanaan

Pemerintah daerah telah mengajukan sejumlah permohonan dukungan ke Kementerian Pariwisata saat kunjungan kerja. Beberapa destinasi yang diusulkan antara lain:

  • Geosite Sipinsur
  • Istana Sisingamangaraja dan jejak sejarah Sisingamangaraja di Kecamatan Baktiraja
  • Makam dan Markas Sisingamangaraja di Kecamatan Parlilitan
  • Seribugoa di Kecamatan Pakkat

Dina menyampaikan bahwa dukungan regulasi akan memudahkan penetapan destinasi, khususnya apabila kesiapan lahan sudah clear and clean. Selain regulasi, dokumen perencanaan teknis menjadi syarat untuk mengajukan bantuan pembangunan infrastruktur wisata.

Dampak terhadap ekonomi lokal

Peningkatan kapasitas destinasi diharapkan memberi efek berganda. Selain menarik kunjungan wisata, pengembangan sarana dan promosi dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

"Dengan permohonan tersebut, harapannya pengembangan destinasi wisata secara bertahap dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat," tutup Dina.

Langkah selanjutnya adalah finalisasi rancangan Perbup dan penyusunan dokumen teknis untuk mengakses bantuan pembangunan, sehingga penataan destinasi dapat segera direalisasikan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait