DPRD: Pemko Harus Prioritaskan Perbaikan Jalan Terdampak Rob di Belawan
Medan — Anggota Komisi IV DPRD Medan, Zulham Efendi, meminta Pemko Medan memprioritaskan pembangunan dan perbaikan jalan di kawasan Medan Belawan yang kerap terdampak banjir rob. Permintaan itu disampaikan dalam rapat bersama Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan OPD terkait di Balai Kota Medan, Senin (19/10).
Alasan prioritas: kerusakan berulang akibat rob
Zulham menilai banjir rob yang sering terjadi mengganggu aktivitas warga dan mempercepat kerusakan jalan. Kondisi itu memaksa perbaikan berkala yang menyedot anggaran berulang. Oleh sebab itu, ia menekankan perlunya penanganan infrastruktur yang lebih serius dan terfokus.
Kualitas konstruksi harus jadi perhatian
Politikus itu mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya soal panjang ruas atau besaran anggaran. Menurutnya, kualitas pengerjaan dan spesifikasi teknis harus diawasi ketat agar jalan tahan lama. Zulham mencontohkan ketebalan konstruksi sebagai salah satu parameter penting.
"Jalan-jalan yang kerap terdampak banjir rob, khususnya di Medan Belawan, perlu menjadi prioritas perhatian Pemko Medan. Kita ingin jalan yang dibangun memiliki kualitas yang baik dan mampu bertahan lebih lama,"
Spesifikasi teknis dan rekomendasi
Zulham meminta OPD terkait menerapkan standar teknis yang jelas dan melakukan pengawasan pelaksanaan. Ia menyarankan agar material dan ketebalan konstruksi disesuaikan dengan karakteristik kawasan pesisir yang rawan rob.
- Ketebalan konstruksi disarankan mencapai 50–60 cm pada titik rawan.
- Penggunaan material tahan korosi dan drainase yang memadai.
- Penerapan standar pengerjaan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan.
"Dari ketebalan misalnya bisa dibuat 50-60 Cm sehingga saat Rob datang warga masih bisa beraktifitas,"
Pemetaan ruas dan penentuan prioritas
Zulham juga mendesak OPD melakukan pemetaan jalan rawan terdampak rob. Pemetaan itu berguna untuk menentukan skala prioritas berdasarkan tingkat kerusakan, kondisi wilayah, dan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan data yang jelas, anggaran dapat dialokasikan lebih efisien.
Implikasi anggaran dan perencanaan jangka panjang
Menurut Zulham, perencanaan infrastruktur pesisir harus mempertimbangkan karakteristik wilayah dan risiko banjir rob. Dengan perencanaan yang matang, anggaran tidak terbuang untuk perbaikan jalan yang sama berulang kali. Ia menekankan sinergi antara kualitas, pengawasan, dan prioritas pembangunan.
Penanganan jalan di Medan Belawan menjadi isu penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan keselamatan warga. Ke depan, keberhasilan program ini tergantung pada komitmen Pemko dan pengawasan teknis yang konsisten.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Sibolga Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri
Polres Sibolga menggelar bakti sosial donor darah di Mako Polres, Selasa (20/10), untuk memperingati HUT ke-...
Warga Laporkan Perjudian di Warung, Polsek Siantar Selatan Cek Lokasi
Polsek Siantar Selatan periksa laporan perjudian di warung Jl. Pangaribuan, Senin 19/10; tidak ditemukan buk...
Polres Tapteng Gelar Donor Darah, Kumpulkan 8 Kantong di RSUD Pandan
Polres Tapteng menggelar donor darah di UTD RSUD Pandan (20/10) dan mengumpulkan delapan kantong untuk memba...
Golkar Padanglawas Tunjuk Mula Rotua Siregar sebagai Plt Ketua
DPD Golkar Sumut tunjuk Mula Rotua Siregar sebagai Plt Ketua Golkar Padanglawas untuk persiapan Musda akhir...
Kejari Tapanuli Selatan Ekspos Perkara, Aktivis Anti-Korupsi Apresiasi
Kejari Tapanuli Selatan menggelar ekspos perkara korupsi bersama Kejati Sumut; aktivis HBB mengapresiasi dan...
Desak Polda Periksa Ketum KPUM soal Dugaan Penggelapan Dana
Kuasa hukum dan anggota mendesak Polda Sumut periksa Ketum KPUM terkait perbedaan angka pada laporan RAT 202...